Logo Header Antaranews Manado

BI dan Pemkot Bitung jaga daya beli masyarakat

Sabtu, 27 Juni 2026 06:34 WIB
Image Print
Kepala BI Sulut Joko Supratikto bersama Wali Kota Bitung Hengky Honandar memimpin HLM TPID di Bitung, Sulut, Jumat (26/6/2026). ANTARA/HO-BI

Manado, Sulut (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus menjaga daya beli masyarakat.

"Meskipun Kota Bitung belum menjadi target pengukuran indeks harga konsumen atau IHK, pemantauan harga tetap harus diperhatikan untuk menjaga daya beli dan kesejahteraan masyarakat," kata Kepala BI Sulut Joko Supratikto pada kegiatan high level meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Bitung, Sulut, Jumat.

Dia mengatakan pergerakan harga sejumlah komoditas di Bitung terlihat relatif searah dengan Kota IHK Manado.

Secara historis, katanya, komoditas yang perlu menjadi perhatian utama adalah cabai rawit, cabai merah, dan
bawang merah karena menunjukkan pergerakan harga yang fluktuatif.

Pada komoditas cabai rawit dan cabai merah, harga masih relatif tinggi meskipun ketersediaan pasokan di Sulut meningkat, sehingga mengindikasikan bahwa tekanan harga tidak hanya dipengaruhi oleh jumlah pasokan, tetapi juga oleh kelancaran distribusi, biaya angkut, kualitas pasokan, dan efektivitas rantai pasok.

Sementara, kata dia, stabilitas pasokan komoditas kebutuhan pokok seperti telur ayam ras, beras medium, dan daging ayam ras perlu terus dipertahankan seiring tingkat pergerakan harga relatif yang lebih stabil .

"Komoditas ini memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan dan kecukupan gizi masyarakat secara luas," katanya.

Bank Indonesia akan terus menjaga stabilitas sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui bauran kebijakan yang konsisten serta penguatan sinergi dengan pemerintah, TPID, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

Wali Kota Bitung Hengky Honandar mengatakan pengendalian inflasi menjadi prioritas utama pemerintah kota.

Dia mengatakan pihaknya mengacu kepada arahan Presiden Prabowo Subianto soal menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan.

"Kedaulatan bangsa ada di pangan. Kalau kebutuhan pokok terpenuhi, ekonomi lebih stabil," katanya.

Bitung, sebagai kota maritim, industri, dan pusat distribusi di Sulut, mempunyai peran besar menjaga rantai pasok pangan strategis tetap lancar.



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026