Manado (ANTARA) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara meningkatkan layanan keimigrasian berbasis digital melalui Sosialisasi Aplikasi Layanan Data Keimigrasian (LDK) dan Aplikasi All Indonesia, Sabtu.
"Transformasi digital merupakan bagian penting dalam peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang keimigrasian," kata Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sulawesi Utara, Ramdhani di Bitung.
Menurut dia, keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan sistem, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia dalam memahami dan mengimplementasikan secara optimal.
“Kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi sarana peningkatan pemahaman, penguatan sinergi, serta menyamakan persepsi antarinstansi berkaitan mekanisme pelayanan dan permohonan data keimigrasian sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Kakanwil Ramdhani.
Dia berharap, melalui sosialisasi tersebut sinergi antarinstansi dalam pemanfaatan layanan digital keimigrasian dapat terus ditingkatkan demi mendukung pelayanan publik yang semakin cepat, tepat, dan transparan.
Selanjutnya, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung, Ruri H. Roesman, menambahkan, sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman serta efektivitas penggunaan layanan digital keimigrasian oleh instansi terkait dan para pengguna layanan.
Setelah pembukaan, dilanjutkan pemaparan materi penggunaan Aplikasi LDK dan Aplikasi All Indonesia oleh narasumber dari Direktorat Teknologi Informasi dan Komunikasi Direktorat Jenderal Imigrasi, Angga Adywantara sebagai Ketua Tim Layanan Data Keimigrasian.
Usai pemaparan dilanjutkan diskusi dan tanya jawab berhubungan kendala, serta usulan terkait penggunaan aplikasi.
Beberapa instansi menyampaikan kendala pendaftaran akun LDK, sementara pihak agen perusahaan kapal memberikan masukan terkait teknis pengisian data pada Aplikasi All Indonesia untuk membantu proses pelaporan awak dan penumpang kapal.
Sosialisasi tersebut juga dihadiri Kepala Bidang Dokumen Perjalanan, Izin Tinggal dan Status Keimigrasian, Rejeki Putra Ginting serta Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung, Ruri H. Roesman serta berbagai instansi pengguna layanan data keimigrasian.