Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti melantik anggota Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah periode 2026–2031 guna memperkuat implementasi Asta Cita keempat.
Ia menjelaskan pembentukan Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah merupakan sejarah baru karena dibentuk untuk pertama kalinya, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
“Kami memiliki visi Pendidikan Bermutu untuk Semua sebagai bagian dari penjabaran Asta Cita Bapak Presiden. Visi ini kami letakkan dalam kerangka optimisme bahwa setiap anak Indonesia berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu,” kata Mendikdasmen Mu'ti di Jakarta pada Sabtu.
Sejalan dengan Asta Cita keempat, ia mengatakan Kemendikdasmen senantiasa berkomitmen untuk memperkuat pendidikan dasar dan menengah sebagai fondasi penting bagi jenjang pendidikan selanjutnya.
Lebih lanjut, ia pun menyampaikan pihaknya saat ini mendapat amanah dari Presiden Prabowo Subianto untuk terus memajukan pendidikan, khususnya pendidikan dasar dan menengah.
Fokus tersebut, kata dia, meliputi penguatan karakter dan peradaban bangsa melalui pendidikan, serta peningkatan kompetensi di bidang science, technology, engineering, dan mathematics (STEM) guna membekali generasi muda dengan kemampuan yang relevan menghadapi masa depan.
Menurut Mu'ti, kehadiran Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah memiliki peran penting sebagai mitra strategis kementerian dalam memberikan berbagai masukan, kritik, dan saran yang konstruktif guna meningkatkan kualitas kebijakan dan pelaksanaan program pendidikan.
“Kami berharap dalam bekerja ke depan kami mendapatkan masukan-masukan yang konstruktif, masukan yang membuat kami dapat bekerja lebih baik lagi, dan yang membuat kami dapat berkhidmat melaksanakan amanat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” imbuhnya.
Ia menambahkan bahwa secara kelembagaan, Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah memiliki fungsi strategis dalam membantu memastikan seluruh anak Indonesia memperoleh hak konstitusionalnya untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu.
Karena itu, Mendikdasmen Mu'ti juga mengajak para anggota dewan yang baru dilantik untuk bekerja sama dengan seluruh jajaran Kemendikdasmen dalam suasana kerja yang terbuka, kolaboratif, dan saling menghargai.
“Kami berharap Bapak dan Ibu dapat bekerja sama dengan seluruh tim kementerian yang selama ini kami bangun dengan budaya RAMAH dan SANTUN. Kami berusaha untuk terbuka terhadap berbagai masukan dan belajar dari Bapak dan Ibu sekalian agar dapat bekerja lebih baik lagi,” kata Mendikdasmen.