DPRD pertanyakan tidak masuknya kepulauan dalam SPR
Rabu, 2 Maret 2016 8:02 WIB
Suasana rapat dengar pendapat Komisi II DPRD Sulut dengan Dinas Pertanian dan Peternakan (foto:jorie darondo) ((1))
Manado, 1/3 (Antara) - Komisi II DPRD Sulawesi Utara (Sulut) mempertanyakan tidak masuknya wilayah kepulauan dalam program Sentra Peternakan Rakyat (SPR) dari Dinas Pertanian dan Peternakan daerah tersebut.
Anggota Komisi II Ferdinand Mangumbahang, di Manado, Selasa, mengatakan tidak satupun melihat daerah dari nusa utara masuk dalam program SPR.
"Kriteria apa yang ditetapkan sehingga Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kabupaten Kepulauan Sangihe tidak masuk dalam program SPR itu," kata Ferdinand saat dengar pendapat Komisi II dengan Dinas Pertanian dan Peternakan.
Ferdinand mengatakan, dari data yang disampaikan, SPR difokuskan untuk empat kabupaten di Sulut
Daerah itu masing-masing Kabupaten Minahasa, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Minahasa Utara dan Kabupaten Minahasa Selatan.
"Padahal Sangihe dan Talaud juga banyak peternak, namun tidak masuk dalam program itu," katanya.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan J Panelewen mengatakan dalam penentuan SPR, menggunakan beberapa kriteria.
Seperti jumlah populasi sapi yang ada di daerah tersebut serta petani yang sudah terbiasa melakukkan budi daya ternak sapi
"Konsep SPR ini cukup berat, kami ada rasa kekhawatiran jangan sampai program SPR akan menemui kegagalan," katanya.
Dia mengatakan, kelompok tani pada program SPR ini, memiliki semacam "bapak angkat" yang akan memberikan bantuan dalam bentuk uang untuk keperluan ternak.
Mulai dari makanan ternak sampai pertumbuhan sapi tersebut ada yang biayai atau semacam "avalist".
Setelah petani tersebut panen harus mengembalikan ke avalist.
"Kami memang sulit mencari orang yang bersedia. Yang bersedia baru di empat daerah itu, sementara belum mendapatkan informasi kalau di daerah nusa utara ada yang bersedia," katanya.
Rapat itu dipimpin Wakil Ketua Komisi II Noldy Lamalo dan dihadiri Sekretaris Komisi Ivon Bentelu, angota Ferdinand Mangumbahang, Teddy Kumaat. ***2***
(T.J009/B/M041/M041) 01-03-2016 20:33:29
Anggota Komisi II Ferdinand Mangumbahang, di Manado, Selasa, mengatakan tidak satupun melihat daerah dari nusa utara masuk dalam program SPR.
"Kriteria apa yang ditetapkan sehingga Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kabupaten Kepulauan Sangihe tidak masuk dalam program SPR itu," kata Ferdinand saat dengar pendapat Komisi II dengan Dinas Pertanian dan Peternakan.
Ferdinand mengatakan, dari data yang disampaikan, SPR difokuskan untuk empat kabupaten di Sulut
Daerah itu masing-masing Kabupaten Minahasa, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Minahasa Utara dan Kabupaten Minahasa Selatan.
"Padahal Sangihe dan Talaud juga banyak peternak, namun tidak masuk dalam program itu," katanya.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan J Panelewen mengatakan dalam penentuan SPR, menggunakan beberapa kriteria.
Seperti jumlah populasi sapi yang ada di daerah tersebut serta petani yang sudah terbiasa melakukkan budi daya ternak sapi
"Konsep SPR ini cukup berat, kami ada rasa kekhawatiran jangan sampai program SPR akan menemui kegagalan," katanya.
Dia mengatakan, kelompok tani pada program SPR ini, memiliki semacam "bapak angkat" yang akan memberikan bantuan dalam bentuk uang untuk keperluan ternak.
Mulai dari makanan ternak sampai pertumbuhan sapi tersebut ada yang biayai atau semacam "avalist".
Setelah petani tersebut panen harus mengembalikan ke avalist.
"Kami memang sulit mencari orang yang bersedia. Yang bersedia baru di empat daerah itu, sementara belum mendapatkan informasi kalau di daerah nusa utara ada yang bersedia," katanya.
Rapat itu dipimpin Wakil Ketua Komisi II Noldy Lamalo dan dihadiri Sekretaris Komisi Ivon Bentelu, angota Ferdinand Mangumbahang, Teddy Kumaat. ***2***
(T.J009/B/M041/M041) 01-03-2016 20:33:29
Pewarta : Jorie M R Darondo
Editor : Jorie MR Darondo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Anggota DPR Nurul Arifin pertanyakan larangan warga Arab Saudi ke Indonesia
31 May 2022 17:27 WIB, 2022
Bupati Sitaro sambangi BAKTI Kominfo pertanyakan soal restorasi kabel FO
13 May 2022 12:57 WIB, 2022
Komisi II DPRD Manado - PT Manguni RDP pertanyakan pendapatan hotel Sahid
18 May 2021 15:10 WIB, 2021
Terpopuler - DPRD
Lihat Juga
Reses III Wakil Ketua DPRD Manado, aspirasi dikawal sampai terealisasi
30 November 2022 7:20 WIB, 2022
Ketua DPRD Manado dukung rencana pemerintah tambah waktu siswa di sekolah
22 September 2022 22:08 WIB, 2022