Warga minta DPRD perjuangkan sejumlah infrastruktur
Selasa, 8 September 2015 8:59 WIB
Anggota DPRD Sulut Noldy Lamalo (foto: jorie darondo) ((1))
Manado, 7/9 (AntaraSulut) - Warga Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara meminta anggota DPRD Sulut dapat memperjuangkan pembangunan sejumlah infastruktur kepada pemerintah.
"Usulan pembangunan infrastruktur masuk dari warga saat saat reses ke daerah pemilihan," kata Noldy Lamalo, anggota DPRD, daerah pemilihan Bitung dan Minahasa Utara, di Manado, Senin.
"Warga minta supaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) dapat melakukan pembangunan penangkal ombak di Likupang Dua yang panjangnya sekitar 250 meter guna mengatasi abrasi," kata Lamalo saat rapat paripurna DPRD, di Manado, Senin.
Dia mengatakan, warga juga meminta pemerintah memperhatikan pembuatan talud, pengerasan jalan, perbaikan drainase di Desa Tanggari.
"Memohon pemerintah dapat membuat jalan akses perkebunan di Desa Waleo," kata Lamalo.
Meminta Pemprov Sulut dapat membangun dermaga di Desa Budo dan Tiwoho Kecamatan Wori serta pembuatan jalan pavin di Pulau Mentehage.
Pemerintah untuk memperhatikan drainase di jalan provinsi yakni jalan raya Manado-Bitung, di desa Menembonembo dan Girian karena sering terjadi banjir walaupun hujan tidak deras.
Masyarakat juga mengeluhkan tentang pelayanan PLN, terkait masalah pemadaman listrik dan pembayaran rekening listrik yang tidak sesuai dengan meteran.
"Pemerintah untuk dapat berkoordinasi dengan PLN supaya pelayanan listrik di Kota Bitung lebih baik," katanya.
Rapat paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Vreke Runtu dan dihadiri Wakil Gubernur Djauhary Kansil serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. @antarasulut.com
"Usulan pembangunan infrastruktur masuk dari warga saat saat reses ke daerah pemilihan," kata Noldy Lamalo, anggota DPRD, daerah pemilihan Bitung dan Minahasa Utara, di Manado, Senin.
"Warga minta supaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) dapat melakukan pembangunan penangkal ombak di Likupang Dua yang panjangnya sekitar 250 meter guna mengatasi abrasi," kata Lamalo saat rapat paripurna DPRD, di Manado, Senin.
Dia mengatakan, warga juga meminta pemerintah memperhatikan pembuatan talud, pengerasan jalan, perbaikan drainase di Desa Tanggari.
"Memohon pemerintah dapat membuat jalan akses perkebunan di Desa Waleo," kata Lamalo.
Meminta Pemprov Sulut dapat membangun dermaga di Desa Budo dan Tiwoho Kecamatan Wori serta pembuatan jalan pavin di Pulau Mentehage.
Pemerintah untuk memperhatikan drainase di jalan provinsi yakni jalan raya Manado-Bitung, di desa Menembonembo dan Girian karena sering terjadi banjir walaupun hujan tidak deras.
Masyarakat juga mengeluhkan tentang pelayanan PLN, terkait masalah pemadaman listrik dan pembayaran rekening listrik yang tidak sesuai dengan meteran.
"Pemerintah untuk dapat berkoordinasi dengan PLN supaya pelayanan listrik di Kota Bitung lebih baik," katanya.
Rapat paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Vreke Runtu dan dihadiri Wakil Gubernur Djauhary Kansil serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. @antarasulut.com
Pewarta : Jorie M R Darondo
Editor : Jorie MR Darondo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pengacara minta kliennya terdakwa perintangan hukum di Setwan Bitung dibebaskan
30 January 2026 14:45 WIB
Agenda mediasi di PN Manado, Pdt Ricky Tafuama tetap minta Rp5,2 M dikembalikan
30 January 2026 6:07 WIB
Prabowo minta pengelolaan minerba dikelola optimal tingkatkan pendapatan Negara
29 January 2026 5:14 WIB
Rentetan performa buruk, Guardiola minta timnya Manchester City harus bangkit
24 January 2026 5:57 WIB
Gibran turun langsung tinjau banjir dan minta prioritaskan kesehatan warga
19 January 2026 19:33 WIB
Terpopuler - DPRD
Lihat Juga
Reses III Wakil Ketua DPRD Manado, aspirasi dikawal sampai terealisasi
30 November 2022 7:20 WIB, 2022
Ketua DPRD Manado dukung rencana pemerintah tambah waktu siswa di sekolah
22 September 2022 22:08 WIB, 2022