Bupati minta jangan ada kerja sama saat UN
Selasa, 6 Mei 2014 15:15 WIB
Tondano, (AntaraSulut) - Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi dan Wakil Bupati (Wabup) Ivan Sarundajang membuka soal ujian nasional (UN) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tondano. Bupati membuka soal UN perdana di SMPN 4 Tondano dan Wabup di SMPN 1 Langowan.
"Kepada siswa-siswi peserta ujian diharapkan untuk fokus dengan apa yang akan dikerjakan," kata Jantje, di Tondano, Senin.
Kata Jantje, membaca soal dengan cermat dan mengisi lembar jawaban secara hati-hati. "Jika adik-adik sudah belajar dengan giat serta ditunjang oleh guru-guru yang memiliki kompetensi yang baik maka tidak perlu khawatir dalam menjawab soal yang ada," jelas Jantje Bupati JWS yang didampingi oleh Kadis Dikpora Drs Jemmy Maramis, Kabid SMP Drs Gumansing, Camat Tondano Barat Maya Kainde SH dan beberapa Anggota DPRD Minahasa.
Selain itu kepada Guru dan Pengawas, Bupati meminta untuk tidak membiarkan terjadinya aksi kerja sama alias saling contek dan sebagainya. Menurut Jantje, hal demikian hanya akan sia-sia serta membuang-buang waktu saja, karena soal yang ada tidak sama.
Katanya, daripada suasana kelas jadi gaduh, sedari awal laksanakan pengawasan sesuai standart yang ada. Soal ketat itu tak masalah jika akan membuat anak-anak kita menjadi pribadi yang jujur dan disiplin," jelasnya. "Kedua hal inilah menjadi ujian nasional bagi seluruh siswa baik yang ada di Minahasa maupun seluruh Indonesia. Selamat bekerja dan sekali lagi jangan lupa untuk berdoa,†ungkap mantan Kadis Diknas Minahasa ini.
Sementara di saat yang sama, Wakil Bupati Ivan Sarundajang membuka perdana soal UN di SMP Negeri 1 Langowan dan Sekdakab Jeffry Korengkeng SH MSi membuka soal UN di SMP Negeri 2 Tondano. UN SMP berlangsung mulai tanggal 5 - 8 Mei 2014 mendatang dan para peserta tersebar di seluruh SMP sederajat di Provinsi Sulut.
"Kepada siswa-siswi peserta ujian diharapkan untuk fokus dengan apa yang akan dikerjakan," kata Jantje, di Tondano, Senin.
Kata Jantje, membaca soal dengan cermat dan mengisi lembar jawaban secara hati-hati. "Jika adik-adik sudah belajar dengan giat serta ditunjang oleh guru-guru yang memiliki kompetensi yang baik maka tidak perlu khawatir dalam menjawab soal yang ada," jelas Jantje Bupati JWS yang didampingi oleh Kadis Dikpora Drs Jemmy Maramis, Kabid SMP Drs Gumansing, Camat Tondano Barat Maya Kainde SH dan beberapa Anggota DPRD Minahasa.
Selain itu kepada Guru dan Pengawas, Bupati meminta untuk tidak membiarkan terjadinya aksi kerja sama alias saling contek dan sebagainya. Menurut Jantje, hal demikian hanya akan sia-sia serta membuang-buang waktu saja, karena soal yang ada tidak sama.
Katanya, daripada suasana kelas jadi gaduh, sedari awal laksanakan pengawasan sesuai standart yang ada. Soal ketat itu tak masalah jika akan membuat anak-anak kita menjadi pribadi yang jujur dan disiplin," jelasnya. "Kedua hal inilah menjadi ujian nasional bagi seluruh siswa baik yang ada di Minahasa maupun seluruh Indonesia. Selamat bekerja dan sekali lagi jangan lupa untuk berdoa,†ungkap mantan Kadis Diknas Minahasa ini.
Sementara di saat yang sama, Wakil Bupati Ivan Sarundajang membuka perdana soal UN di SMP Negeri 1 Langowan dan Sekdakab Jeffry Korengkeng SH MSi membuka soal UN di SMP Negeri 2 Tondano. UN SMP berlangsung mulai tanggal 5 - 8 Mei 2014 mendatang dan para peserta tersebar di seluruh SMP sederajat di Provinsi Sulut.
Pewarta : Nancy Tigauw
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menlu Belanda: Ancaman pemberlakuan tarif Trump untuk Eropa itu 'pemerasan'
19 January 2026 5:55 WIB
Fadli Zon: Museum Sulut dijual itu hoaks, sudah bicarakan Gubernur YSK
24 February 2025 8:42 WIB, 2025
Presiden Prabowo ingatkan TNI-Polri soal senjata yang dipegang itu mandat rakyat
30 January 2025 17:34 WIB, 2025
Menteri sebut "Deep learning" itu pendekatan belajar, bukan kurikulum
09 November 2024 6:28 WIB, 2024
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Rakercab DPC ADAKSI Unima dorong dosen berintegritas-berdaya saing digital
17 February 2026 18:51 WIB