Pandora rilis telah mencuri informasi rahasia Denso
Senin, 14 Maret 2022 12:38 WIB
Denso Corp saat berpameran di China International Import Expo. (Imagine China/Ji haixin via Reuters)
Jakarta (ANTARA) - Kelompok kejahatan dunia maya bernama Pandora merilis pernyataan bahwa mereka telah mencuri informasi rahasia dari Denso, pemasok utama untuk Toyota Motor Corp, dan mengancam akan merilis data rahasia tersebut di situs gelap, lapor warta NHK Jepang, dilansir Reuters pada Senin.
Mengutip perusahaan keamanan informasi Mitsui Bussan Secure Directions, kelompok Pandora disebutkan memiliki lebih dari 157.000 data pesanan pembelian, email dan sketsa, atau data senilai 1,4 terabyte milik Denso.
Juru bicara Denso mengatakan kepada Reuters bahwa mereka telah mendeteksi akses tidak wajar menggunakan ransomware di DENSO Automotive Deutschland, grup perusahaan yang menangani penjualan dan teknis di Jerman, pada Kamis pekan lalu.
Juru bicara Denso menolak untuk mengkonfirmasi laporan NHK tetapi mengatakan kegiatan produksi dan bisnis tidak terpengaruh pada saat ini.
Pandora diduga melakukan serangan siber menggunakan ransomware yang mengenkripsi data perusahaan dan meminta tebusan sebagai imbalan untuk tidak membocorkan data tersebut, NHK melaporkan.
Salah satu pemasok Toyota terkena serangan siber akhir bulan lalu yang menutup produksi dalam negeri untuk satu hari pada 1 Maret, mempengaruhi produksi sekitar 13.000 kendaraan.
Mengutip perusahaan keamanan informasi Mitsui Bussan Secure Directions, kelompok Pandora disebutkan memiliki lebih dari 157.000 data pesanan pembelian, email dan sketsa, atau data senilai 1,4 terabyte milik Denso.
Juru bicara Denso mengatakan kepada Reuters bahwa mereka telah mendeteksi akses tidak wajar menggunakan ransomware di DENSO Automotive Deutschland, grup perusahaan yang menangani penjualan dan teknis di Jerman, pada Kamis pekan lalu.
Juru bicara Denso menolak untuk mengkonfirmasi laporan NHK tetapi mengatakan kegiatan produksi dan bisnis tidak terpengaruh pada saat ini.
Pandora diduga melakukan serangan siber menggunakan ransomware yang mengenkripsi data perusahaan dan meminta tebusan sebagai imbalan untuk tidak membocorkan data tersebut, NHK melaporkan.
Salah satu pemasok Toyota terkena serangan siber akhir bulan lalu yang menutup produksi dalam negeri untuk satu hari pada 1 Maret, mempengaruhi produksi sekitar 13.000 kendaraan.
Pewarta : Alviansyah Pasaribu
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menteri ATR sebut keamanan sertifikat tanah elektronik terjaga meski ada peretasan
05 July 2024 17:41 WIB, 2024
Kepolisian Indonesia dan Jepang ungkap kejahatan siber peretas kartu kredit
08 August 2023 17:15 WIB, 2023
Pakar sebut serangan "phishing" mulai sasar data riset universitas
11 September 2022 16:04 WIB, 2022
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Jalani sidang "debottlenecking", Menkeu pastikan aduan pengusaha ditangani serius
27 January 2026 8:01 WIB