Manado, (Antara Sulut) - Wali Kota Manado Vicky Lumentut mengatakan, sekarang masyarakat lebih banyak mengidap penyakit tidak menular daripada yang menular.


"Ini dikarenakan perubahan gaya hidup, dari bersih sehat menjadi sebaliknya," kata Lumentut, dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan di Manado, Jumat.


Lumentut mengatakan, hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2010 menunjukan 59 persen kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit akibat perubahan gaya hidup masyarakat.


Penyakit yang disebabkan oleh gaya hidup yang tak sehat itu antara lain, darah tinggi, kolesterol, jantung dan gula yang bisa menyebabkan kematian.


"Semua penyakit ini bisa dicegah, asalkan masyarakat menyadari pentingnya menerapkan pola hidup sehat," kata Lumentut.


Caranya adalah antara lain dengan mengkonsumsi makanan bergizi seimbang, mengendalikan berat badan dan stres, berolahraga secara teratur, dan berperilaku seksual yang bertanggungjawab.


Lumentut mengatakan dalam upaya untuk mengubah perilaku masyarakat menjadi lebih baik, pemerintah mengutamakan upaya promotif preventif, karena dampaknya sangat baik, selain untuk menurunkan jumlah orang sakit juga bisa menekan biaya kesehatan.


Kepala Dinas Kesehatan Manado, Robby Mottoh mengatakan, upaya promotif preventif adalah sosialisasi pola hidup bersih sehat kepada seluruh masyarakat.


"Kami mengkampanyekan rajin olahraga, tidak merokok serta makan makanan berimbang di setiap kesempatan, bukan hanya petugas kesehatan, tetapi bersama kader kesehatan dan PKK kamipun melakukan hal tersebut," kata Mottoh.Â