'Program Pendataan Keluarga' di Sulawesi Utara capai 80 persen
Jumat, 21 Mei 2021 23:08 WIB
Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Utara, Diano Tino Tandaju (1)
Manado (ANTARA) - Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Utara, Diano Tino Tandaju mengatakan, 'Program Pendataan Keluarga' di daerah ini telah mencapai 80 persen.
"Kami optimistis hingga batas akhir pendataan tanggal 31 Mei 2021 nanti, semua warga Sulut sudah terdata," sebut Diano di Manado, Jumat.
Walaupun begitu kata dia, meski sudah terdata namun ada kendala penginputan pada server sehingga belum semua berhasil diinput.
"Kami sudah sampaikan kepada BKKBN Pusat terkait dengan kendala ini sehingga mereka mendatangkan tim teknis untuk mengatasi masalah ini," katanya.
Diano belum bisa memastikan apakah akan ada penambahan waktu apabila sampai pada akhir bulan ini belum semua data berhasil diinput akibat kendala itu.
"Belum ada keputusan (penambahan waktu pendataan) karena harus dirapimkan di pusat," ujarnya.
Dia menambahkan, 'Program Pendataan Keluarga' yang dimulai 1 April 2021 lalu memiliki manfaat untuk perencanaan dan pengambilan keputusan terkait dengan penganggaran bidang kependudukan dan keluarga berencana.
Karena itu dia berharap, warga mendukung program ini dengan memberikan data valid sehingga 'output' data penduduk ini dapat dipertanggungjawabkan.
"Hingga saat ini, petugas sensus masih bekerja optimal, mudah-mudahan bisa selesai sesuai jadwal," harap Diano.***3***
"Kami optimistis hingga batas akhir pendataan tanggal 31 Mei 2021 nanti, semua warga Sulut sudah terdata," sebut Diano di Manado, Jumat.
Walaupun begitu kata dia, meski sudah terdata namun ada kendala penginputan pada server sehingga belum semua berhasil diinput.
"Kami sudah sampaikan kepada BKKBN Pusat terkait dengan kendala ini sehingga mereka mendatangkan tim teknis untuk mengatasi masalah ini," katanya.
Diano belum bisa memastikan apakah akan ada penambahan waktu apabila sampai pada akhir bulan ini belum semua data berhasil diinput akibat kendala itu.
"Belum ada keputusan (penambahan waktu pendataan) karena harus dirapimkan di pusat," ujarnya.
Dia menambahkan, 'Program Pendataan Keluarga' yang dimulai 1 April 2021 lalu memiliki manfaat untuk perencanaan dan pengambilan keputusan terkait dengan penganggaran bidang kependudukan dan keluarga berencana.
Karena itu dia berharap, warga mendukung program ini dengan memberikan data valid sehingga 'output' data penduduk ini dapat dipertanggungjawabkan.
"Hingga saat ini, petugas sensus masih bekerja optimal, mudah-mudahan bisa selesai sesuai jadwal," harap Diano.***3***
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor : Jorie MR Darondo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BKKBN Sulut dorong akseptor gunakan metode kontrasepsi tepat dan terencana
26 September 2025 18:06 WIB
Terpopuler - Provinsi Sulut
Lihat Juga
Gubernur Sulut sebut "Direct Call" pangkas waktu pelayaran ke negara tujuan ekspor
21 January 2026 7:00 WIB
Gubernur Sulut sebut arus ekspor-impor Sulampua masih bergantung pulau Jawa
21 January 2026 6:59 WIB
Gubernur Sulut sebut kawasan Sulampua miliki peran strategis ekonomi nasional
20 January 2026 5:48 WIB