Logo Header Antaranews Manado

Gubernur Sulut terima muri dunia karena jamin pekerja agama

Sabtu, 12 Mei 2018 09:14 WIB
Image Print
Gubernur Sulut Olly Dondokambey terima rekor muri dunia. (1)
Ini program yang sangat baik. Jaminan ini belaku untuk seluruh lapisan pekerja dari petani, tukang ojek sampai tokoh agama," katanya.

Manado, (Antaramews Sulut) - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey menerima rekor Muri dunia karena menjamin tenaga kerja lintas agama melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) di Manado, Jumat.

"Kami memberikan rekor Muri dunia kepada Provinsi Sulut yakni bapak Olly Dondokambey yang telah memberikan perlindungan kepada 35 ribu pekerja lintas agama di Sulut," kata Pimpinan rekor Muri Osmar Semesta Susilo di Manado, Jumat.

Dia mengatakan ini merupakan yang pertama di dunia yang sekaligus memberikan perlindungan jaminan BPJSTK kepada 35 ribu tenaga kerja di enam agama yang berada di Sulut.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan pihaknya telah menganggarkan dalam APBD bahwa 35 ribu pekerja lintas agama baik Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Budha dan Konghuchu akan dilindungi jaminan kematian (JKM) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).

Pihaknya berharap upaya ini dapat memberikan manfaat kepada pekerja sosial lintas agama di Sulut.

"Harus saya akui, pekerjaan pekerja agama di Sulut sangat rentan, karena mengingat kondisi alam yang tidak semuanya rata," katanya.

Sehingga, katanya, harus memberikan perlindungan selama menjalankan pekerjaan.

Direktur Utama BPJS-TK Agus Susanto menjelaskan bahwa perlindungan yang diberikan kepada pekerja mencakup kecelakaan kerja dan kematian. Tidak termasuk pensiun dan hari tua.

"Pemprov Sulut mengikutsertakan kecelakaan kerja dan kematian," ujarnya.

Dia menjelaskan peserta yang mengalami kecelakaan akan diberikan perawatan sampai sembuh.

"Bagi peserta yang meninggal diberikan santunan sebesar 48 kali gaji. Dan jika masih memiliki anak yang sekolah akan diberikan beasiswa," ungkapnya.

Di sisi lain, Agus juga mengatakan agar kerja sama dapat terjaga, mengingat jaminan sosial merupakan pengamanan paling dasar, bahkan keluarga juga dapat dijamin kehidupan yang layak dan bermartabat.

Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Guntur Witjaksana mengatakan jaminan BPJS-TK merupakan amanah dari sila ke 5 dari Pancasila.

"Ini program yang sangat baik. Jaminan ini belaku untuk seluruh lapisan pekerja dari petani, tukang ojek sampai tokoh agama," katanya.

Lebih jauh Guntur memberikan apresiasi atas kinerja kantor cabang atas upaya untuk melakukan akuisisi 35 ribu pekerja lintas agama.

Kepala BPJS TK Cabang Manado Asri Basir mengatakan ini merupakan kerja keras semua karyawan serta dukungan Pemprov Sulut dalam hal ini Disnakertras.

Semoga, katanya, ke depan akan terus ditingkatkan jumlah kepesertaan baik pekerja bukan penerima upah (BPU) maupun penerima upah (PU).

(T.KR-NCY/B/G004/G004) 11-05-2018 19:57:16



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026