Logo Header Antaranews Manado

BI Harap kas Titipan Topang Perekonomian Bitung

Jumat, 9 Maret 2018 19:25 WIB
Image Print
Kepala BI Sulut Soekowardojo dan Wali Kota Bitung Max Lomban saat membuk kas titipan di BNI Kota Bitung. (1)
Sehingga kami mengimbau kepada bank pengelola dan bank peserta kas titipan untuk memastikan keberadaan kas titipan Bitung mampu dirasakan manfaatnya secara optimal.

Bitung, (Antaranews Sulut) - Bank Indonesia (BI) mengharapkan kas titipan dapat menopang perekonomian Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara.

"Dengan kehadiran kas titipan di Kantor BNI Bitung, akan memberikan dampak yang baik bagi kegiatan usaha di daerah teraebut," kata Kepala BI Perwakilan Sulut Soekowardojo di Manado, Jumat.

Soekowardojo juga mempertimbangkan letak geografis Bitung yang strategis dan memiliki pelabuhan hub intenasional yang menghubungkan wilayah Sulut dengan daerah timur Indonesia dan kawasan Asia Pasiflk, sehingga menjadikan Bitung sebagai daerah penopang perekonomian tertinggi bagi Sulut setelah Kota Manado dan Kabupaten Minahasa.

Sehingga, katanya, plafon kas titipan yang ditetapkan adalah Rp100 miliar.

Dia menjelaskan plafon tersebut merupakan yang terbesar di antara seluruh kas titipan yang ada di Sulut.

"Dapat kami sampaikan bahwa sejak Oktober 2017, kas titipan Bitung telah menyalurkan Rp51,37 miliar dengan penyaluran tertinggi pada bulan Desember 2017 sebesar Rp77,04 Miliar dengan frekuensi pengiriman uang sebanyak dua kali," jelasnya.

Pengiriman/penjemputan uang jalankan dengan penuh dedikasi demi ketersediaan uang layak edar di wilayah Bitung.

Hal ini juga, katanya, sebagai perwujudan dalam menjaga kedaulatan rupiah di wilayah Provinsi Sulut, yang disebut sebagai bela negara tanpa senjata.

"Sehingga kami mengimbau kepada bank pengelola dan bank peserta kas titipan untuk memastikan keberadaan kas titipan Bitung mampu dirasakan manfaatnya secara optimal.

Dia menjelaskan BNI selaku bank pengelola, dalam merencanakan kebutuhan uang tunai di Bitung, wajib memperhitungkan kebutuhan uang tunai bagi seluruh bank peserta khususnya pada masa menjelang hari raya dan Pilkada.

Sehingga nantinya setiap permintaan dropping maupun?penarikan uang di kas titipan yang akan disampaikan kepada Bank Indonesia, benar-benar didasarkan dari perencanaan kebutuhan uang tunai yang akurat.

Dan, katanya, ada beberapa manfaat dari dibukanya kas titipan di Bitung yakni perbankan memiliki ketersediaan uang yang layak edar untuk memenuhi kebutuhan uang nasabahnya, perbankan kini memillkl akses lebih cepat untuk mendapatkan uang layak edar (ULE) dan atau uang hasil cetak sempurna (HCS) dalam jumlah yang cukup.

Ketersediaan uang akan meningkatkan dan memperlancar transaksi ekonomi yang pada akhirnya akan mendukung pencapaian target penumbuhan ekonomi.

Head Network and Services BNI Wilayah Manado Dewanta Ari Wardana berharap kas titipan akan memberikan kemudahan bagi perbankan di Sulut.

"Jika ada perbankan yang belum menjadi peserta, dihatapkan bisa ikut," kata Dewanta.

Wali Kota Bitung Max Lomban mengatakan selaku pemerintah pihaknya sangat senang dengan adanya kas titipan karena mampu menggerakkan perekonomian Kota Bitung.

"Selain membantu transaksi pihak swasta, juga kegiatan pemerintahan akan lebih cepat terwujud," katanya.

Kepala BCA Cabang Manado Felicia Lily mengatakan pihaknya sangat terbantu dengan kehadiran kas titipan di Bitung.

"Biasanya dana di Bitung harus dibawa ke Kota Manado, tapi saat ini tidak lagi," jelas Lily.

(T.KR-NCY/C/S027/S027) 09-03-2018 14:15:29



Pewarta :
Editor: Christian Alberto Kowaas
COPYRIGHT © ANTARA 2026