
1.965 Peserta KKN Unima Ditugaskan ke Perbatasan

Jadi KKN tematik ini berlangsung selama satu bulan. Dan penarikan pada 18 Agustus mendatang
Tondano (AntaraSulut) - Ketua LPM Unima Prof DR Revolson Mege MS mengungkapkan, sebanyak 1.965 peserta dilepas dan ditugaskan ke perbatasan, Rabu (12/7).
Dilanjutkannya, sejumlah daerah perbatasan yang menjadi lokasi KKN mahasiswa diantaranya, Kabupaten Talaud, Sitaro, Sangihe juga Bolmong Raya.
"Dilaksanakan di perbatasan karena untuk menjawab kebutuhan masyarakat di sana. Karena marwah pembangunan SDM kan ada di universitas," tuturnya.
Memang, kata Mege, tahun lalu banyak peserta KKN yang dilepas di daerah seputaran Minahasa, tapi sekarang diprioritaskan di perbatasan.
"Jadi KKN tematik ini berlangsung selama satu bulan. Dan penarikan pada 18 Agustus mendatang," sebutnya.
Selain membantu pembangunan fisik di desa-desa, lanjut Mege, akan ada segmen seminar pemberdayaan guru-guru serta meningkatkan profesionalisme guru.
"Jadi di KKN tematik kali ini, selain membantu pekerjaan fisik, juga dilaksanakan seminar karakter bangsa maupun peningkatan profesionalitas guru, mahasiswa dilibatkan di kegiatan ini. Nantinya ini terbuka untuk umum, siapapun boleh ikut," jelasnya.
Ketika ditanya terkait pembiayaan transportasi, Mege menyebut, hal itu dibiayai peserta.
"Untuk transport dibiayai sendiri lah," singkatnya.
"Sejak awal sudah saya wanti-wanti, bahwa tidak ada pungutan ini dan itu. Bahkan ada yang membeli map pun saya larang, karena perlahan-lahan kita akan beralih ke sistem online, makanya map sudah tidak diperlukan lagi. Karena bagi saya praktek Pungli ini sangat tidak baik, kan sudah satu kali bayar di UKT," sebutnya.
Pemateri yang hadir pada saat pelepasan peserta KKN tematik diantaranya, Anggota DPR-RI Bara Hasibuan, Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair, Spesialis Kerja Sama dan Penasihat Wadah Pegawai KPK RI Nanang Farid Syam bersama Rektor Unima Prof DR Julyeta Runtuwene sekaligus melepas para peserta KKN.
"Sebelum pelepasan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik ini, diadakan kuliah umum dilaksanakan di auditorium Unima," ungkap Mege.
Perlu diketahui, sebelum peserta KKN dilepas, diawali dengan pendeklarasian empat pilar kebangsaan dan NKRI serta penandatanganan pakta integritas.
Pewarta : Martsindy Rasuh
Editor:
Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
