Logo Header Antaranews Manado

BI: Masyarakat Perlu Waspada Uang Palsu Jelang Lebaran

Rabu, 31 Mei 2017 22:23 WIB
Image Print
Soekowardojo (1)
Ia menjelaskan masyarakat diharapkan untuk mengenali ciri-ciri keaslian uang rupiah dengan cara 3D yaitu Dilihat, Diraba dan Diterawang.

Manado, 31/5 (Antara) - Bank Indonesia (BI) mengimbau kepada masyarakat di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) agar waspada dengan peredaran uang palsu jelang Lebaran tahun 2017.

"Seiring meningkatnya transaksi uang tunai di masyarakat jelang Lebaran, agar selalu waspada terhadap resiko peredaran uang palsu," kata Kepala BI Perwakilan Sulut Soekowardojo di Manado, Rabu.

Ia mengatakan sejak awal tahun hingga periode mei 2017, temuan uang palsu di Sulut sebanyak 231 lembar.

Terdiri dari 172 lembar pecahan 100.000, 57 lembar pecahan 50.000 dan dua lembar pecahan 20.000.

"Temuan ini paling banyak didapat oleh perbankan dan sebagian lagi laporan dari masyarakat," katanya.

Ia menjelaskan masyarakat diharapkan untuk mengenali ciri-ciri keaslian uang rupiah dengan cara 3D yaitu Dilihat, Diraba dan Diterawang.

Begitu juga kepada masyarakat untuk selalu menyanyangi uang Rupiah dengan tidak memperlakukan uang Rupiah seperti dilipat, diremas, dibasahi atau di straples.

"Masyarakat tidak perlu resah namun harus selalu meningkatkan kewaspadaan, mengingat perkembangan peredaran uang palsu tidak terlalu signifikan," katanya.***3***

(T.KR-FML/B/A029/A029) 31-05-2017 19:52:00



Pewarta :
Editor: Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026