
Anggaran Pengembangan IKM Sulut Meningkat

Untuk anggaran dan APBD mengalami peningkatan di tahun 2017 sebesar 30 persen menjadi Rp5,07 miliar dari sebelumnya hanya Rp3,9 miliar.
Manado, (Antara) - Anggaran pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) tahun 2017 di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
"Baik anggaran pendapatan belanja negara maupun daerah dalam mengembangkan IKM di Sulut mengalami peningkatan di tahun 2017," kata Kepala Bidang Fasilitasi Pengembangan IKM Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut Alwy Pontoh di Manado, Rabu.
Untuk anggaran dan APBD mengalami peningkatan di tahun 2017 sebesar 30 persen menjadi Rp5,07 miliar dari sebelumnya hanya Rp3,9 miliar.
Untuk dana APBN masih sama seperti tahun 2016 hanya Rp3,09 miliar, tambahnya
"Saya berharap dengan adanya peningkatan anggaran pengembangan IKM di Sulut, maka akan terakomodir hingga ke kabupaten dan kota," jelasnya.
Anggaran yang ada ini diperuntukkan guna meningkatkan kualitas produk unggulan daerah seperti sektor perikanan dan perkebunan dan kerajinan lainnya.
"Kualitas produk IKM Sulut sebenarnya sudah baik dan memenuhi standar penjualan hingga mancanegara, namun masih terbentur dengan kemasan yang belum menarik," jelasnya.
Sebab itu, pemerintah di daerah akan berusaha mendorong dan menggenjot IKM Sulut agar dapat menghasilkan produk yang mampu bersaing dengan pasar luar negeri.
Apalagi, lanjutnya, tidak lama lagi Indonesia akan memasuki pasar bebas yang disebut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
"Pasti dibutuhkan kualitas produk IKM lebih baik lagi," jelasnya.***3***
(T.KR-FML/B/H005/H005) 04-01-2017 11:55:14
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
