
Kinerja Bandara Samrat Manado tumbuh positif triwulan pertama 2026

Manado (ANTARA) - Kinerja operasional Bandara Internasional Sam Ratulangi (Samrat) Manado, Sulawesi Utara, pada triwulan I tahun 2026 menunjukkan pertumbuhan positif dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
"Berdasarkan data operasional, jumlah pergerakan pesawat tercatat sebanyak 5.285 pergerakan, meningkat 23 persen dibandingkan tahun 2025 yaitu sebesar 4.286," kata General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Samrat Manado Raditya Ari Purwoko di Manado, Kamis (16/4).
Dia mengatakan meskipun demikian masih terkoreksi sekitar 1 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2019 sebesar 5.331 pergerakan.
Jumlah penumpang hingga Maret 2026 mencapai 513.043 penumpang, atau tumbuh 20 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 428.218 penumpang, dan masih berada pada kisaran minus 1 persen dibandingkan tahun 2019 yaitu sebesar 517.558 penumpang.
Menurut dia, angkutan kargo tercatat sebesar 4.974.306 kilogram, meningkat 9 persen dibandingkan tahun 2025 sebesar 4.554.240 kg, dan melonjak signifikan hingga 70 persen dibandingkan tahun 2019.
Peningkatan tajam ini dipengaruhi oleh perubahan pola distribusi logistik sejak masa pandemi COVID-19 sebesar 2.924.052 kg, di mana aktivitas perdagangan berbasis daring mengalami pertumbuhan pesat.
Raditya mengatakan akan terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas layanan kepada seluruh pengguna jasa bandara.
“Manajemen akan terus memberikan pelayanan terbaik bagi penumpang serta memastikan operasional bandara berjalan dengan aman, nyaman, dan efisien,” ujar dia.
Dia menjelaskan, memasuki April 2026 terdapat dinamika global akibat konflik di Timur Tengah yang berdampak pada industri penerbangan, termasuk kenaikan harga tiket pesawat domestik sekitar 9 persen hingga 13 persen.
Kenaikan itu dipicu oleh meningkatnya biaya operasional maskapai, meskipun pemerintah terus berupaya menjaga agar harga tiket tetap terjangkau.
Lebih lanjut ia mengatakan kondisi tersebut diproyeksikan tidak memberikan dampak signifikan terhadap minat perjalanan penumpang melalui Bandara Samrat Manado.
Ke depan, diharapkan jumlah wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri, akan terus meningkat seiring dengan daya tarik keindahan alam dan potensi pariwisata Sulawesi Utara yang semakin dikenal luas.
Menurut Raditya, dengan tren pertumbuhan yang positif itu, pengelola Bandara Samrat Manado optimistis dapat terus menjadi pintu gerbang utama yang mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia Timur.
Pewarta : Nancy Tigauw
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
