
Geofisika Manado: Gempa magnitudo 3-5 mendominasi sepanjang Februari

Manado (ANTARA) - Stasiun Geofisika Manado, Sulawesi Utara (Sulut), menyebutkan gempa bumi dengan magnitudo 3-5 mendominasi sepanjang Februari 2026 di wilayah itu.
"Hasil perekaman dan pencatatan gempa bumi oleh BMKG Stasiun Geofisika Manado selama periode waktu 01-28 Februari 2026 menunjukkan total kejadian gempa bumi tektonik di wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya sebanyak 428 kali kejadian," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Geofisika Manado, Muhammad Zulkifli di Manado, Kamis.
Dia menyebutkan, gempa bumi dengan magnitudo 3 hingga 5 skala magnitudo sebanyak 56,8 persen.
Sebanyak 64.5 persen dari keseluruhan kejadian gempa dengan kedalaman dangkal (kedalaman kurang dari 60 km).
Kejadian gempa bumi, kata dia, tersebar di area Teluk Tomini, daratan Gorontalo, Laut Maluku Bagian Utara, Kepulauan Talaud sampai ke Laut Filipina bagian Selatan.
"Selama periode tersebut terdapat tiga gempa bumi dirasakan," katanya menambahkan.
Gempa terasa tersebut, kata dia, terasa di Labuha, Halmahera Selatan, III MMI dengan Magnitudo 2.9.
Selanjutnya, di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Sulawesi Tengah, II MMI dengan Magnitudo 4.8.
Gempa terasa berikutnya terjadi du Buol III-IV MMI, di Kabupaten Gorontalo Utara III MMI, di Kabupaten Gorontalo, Kota Gorontalo, Kabupaten Boalemo, Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Pohuwato II- III MMI, di Manado II MMI dengan Magnitudo 5.7
Dia berharap, warga memperhatikan kondisi struktur rumah saat hendak kembali (tahan gempa), memperhatikan jalur evakuasi serta memantau informasi melalui BMKG.
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
