
BKK Kelas I Manado lakukan cek kesehatan pekerja Bandara Samrat

Manado (ANTARA) - Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Manado bekerja sama dengan Puskesmas Paniki melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) kepada pekerja dan pengemudi di Bandara Sam Ratulangi (Samrat) Manado, Sulut.
"Pemeriksaan kesehatan umum sekaligus ada skrining Tuberkulosis (TB) serta pemeriksaan kadar alkohol kepada 43 pekerja," kata General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bandara Sam Ratulangi Manado Radityo Ari Purwoko di Manado, Sabtu.
Dia mengatakan CKG untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta para pekerja bandara terhadap pencegahan penyakit campak dan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit menular.
Kegiatan ini juga disertai dengan penyebaran informasi kesehatan melalui pemasangan "banner" di area bandara.
Kegiatan ini bentuk kolaborasi antara BKK Kelas I Manado, Puskesmas Paniki, dan PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi dalam mendukung upaya promotif dan preventif di lingkungan transportasi udara, khususnya menjelang periode mobilitas masyarakat yang meningkat.
Dia menjelaskan kegiatan ini menjadi kesempatan yang tepat menjelang arus mudik Lebaran.
“Kami menyambut baik kegiatan pemeriksaan kesehatan ini. Momentum ini sangat tepat dilaksanakan menjelang mudik Lebaran, sehingga dapat mengantisipasi kemungkinan adanya petugas bandara yang terdampak penyakit menular," katanya.
Dengan pemeriksaan ini, katanya, kesehatan para petugas dan pengemudi yang beraktivitas di bandara dapat terpantau dengan baik sehingga pelayanan kepada penumpang tetap berjalan optimal.
Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Manado Resi Arisandi menjelaskan kegiatan CKG, deteksi TB, serta pemeriksaan kadar alkohol bagian dari program pemerintah dalam upaya skrining kesehatan secara dini.
“Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan skrining awal terhadap penyakit menular maupun penyakit tidak menular," katanya.
Selain itu, pemeriksaan kadar alkohol juga penting untuk memastikan bahwa para pengemudi yang beraktivitas di lingkungan bandara itu tidak mengonsumsi alkohol, sehingga keamanan dan keselamatan penumpang tetap terjaga.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran para pekerja transportasi udara terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat, sekaligus memperkuat sistem kewaspadaan dini terhadap penyakit menular di pintu masuk negara.
Pewarta : Nancy L Tigauw
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
