
BI perkuat kolaborasi capai ekonomi inklusif di Sulut

Manado (ANTARA) - Deputi Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) Renold Asri mengatakan, pihaknya terus memperkuat kolaborasi guna pencapaian ekonomi yang inklusif di daerah tersebut.
"Kerja keras, sinergi dan kolaborasi erat yang telah dijalin bersama segenap pemangku kepentingan guna meningkatkan ekonomi," kata Renold, di Manado.
Renold mengatakan, pihaknya mengapresiasi pemerintah daerah, instansi vertikal, perbankan, pelaku usaha, teman-teman UMKM, media, dan seluruh mitra strategis di Sulawesi Utara, atas kerja sama yang sudah berlangsung baik selama ini.
"Dengan berbagai tantangan ke depan, kami mengharapkan semangat kerja dan kolaborasi yang telah terjalin dapat makin kuat sehingga perekonomian Sulut dapat tumbuh dengan harga yang terjaga," katanya.
Dia menjelaskan, baiknya kinerja perekonomian Sulawesi Utara dapat terlihat capaian pertumbuhan Sulut pada triwulan III 2025 yang tumbuh positif 5,39 persen (yoy).
Pertumbuhan ekonomi Sulut tersebut kembali melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang tumbuh 5,04 persen (yoy).
Sementara itu, dari sisi inflasi Sulut pada bulan Oktober 2025 berada sedikit di bawah rentang sasaran inflasi nasional, yaitu sebesar 1,48 persen (yoy).
Mendekati akhir tahun, inflasi Sulut perlu untuk terus dikawal agar tetap terjaga untuk mempertahankan daya beli masyarakat.
"Sinergi pengendalian inflasi yang telah kita lakukan sepanjang tahun 2025 niscaya akan berbuah manis untuk capaian inflasi tahun ini," katanya.
Pewarta : Nancy Tigauw
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
