Logo Header Antaranews Manado

Stok beras di gudang Bulog Sulut-Go ketahanan hingga Maret 2026

Selasa, 18 November 2025 05:32 WIB
Image Print
Gubernur Sulut Yulius Selvanus bersama Kepala Kanwil Bulog Sulutgo Ermin Tora saat meninjau stok beras, di Gudang Bulog Bitung, Selasa (11/11/2025). ANTARA/HO-Humas Pemprov

Manado (ANTARA) - Stok beras di gudang Bulog wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulut-Go) ketahanan hingga Maret 2026.

"Saat ini stok beras di gudang Bulog sebanyak 24.000 ton. Tersebar di semua gudang baik di Bitung, Bolmong dan daerah kepulauan" kata Kepala Bulog Wilayah Sulutgo Ermin Tora, di Manado, Sulut, Senin.

Ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir stok beras Bulog karena akan mampu memenuhi permintaan, apalagi menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Dia menjelaskan, stok beras Bulog ini, selain pengadaan dalam negeri yakni daerah sentra beras, juga serapan beras lokal.

Serapan beras lokal, katanya lagi, Bulog membeli dari petani lokal di Kabupaten Bolaang Mongondow Raya, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, dan Kabupaten Minahasa Selatan.

"Kami berharap ketersediaan stok yang cukup ini akan mampu memenuhi penyaluran Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) hingga jelang Natal," katanya lagi.

Harus diakui, katanya pula, kebutuhan pangan menjelang Natal akan mengalami peningkatan, namun tidak perlu khawatir Bulog berkolaborasi dengan pemerintah sehingga semua program penyaluran pangan berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Sehingga, kata dia, inflasi bisa terjaga dengan baik hingga akhir tahun, dan komoditas beras merupakan salah satu penahan laju inflasi di Sulut.

Gubernur Sulut Yulius Selvanus mengatakan pihaknya terus berkolaborasi dengan Bulog dalam penyaluran pangan kepada masyarakat.

Pemerintah, katanya pula, terus memastikan permintaan pangan masyarakat akan tetap terpenuhi. Yakni dengan rutin distribusi GPM hingga ke desa-desa.



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026