
Balai Karantina Sulut awasi komoditas jaga mutu pangan Ramadhan

Manado (ANTARA) - Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Sulawesi Utara, Badan Karantina Indonesia (Barantin), mengawasi komoditas untuk menjaga keamanan dan mutu pangan saat Ramadhan.
"Kami terus memperkuat pengawasan di seluruh pintu pemasukan dan pengeluaran, seperti pelabuhan laut dan bandara," kata Kepala Karantina Sulawesi Utara, Agus Mugiyanto di Manado, Minggu.
Langkah tersebut adalah konsistensi Barantin dalam menjalankan tugas penguatan biosekuriti untuk memastikan keamanan dan mutu pangan bagi masyarakat tetap terjaga, di tengah tren meningkatnya arus distribusi barang dan mobilitas penumpang selama Ramadan hingga Idul Fitri mendatang.
Agus mengatakan, kesiapsiagaan petugas karantina secara rutinitas berjalan 24 jam selama seminggu atau 24/7, namun, pada masa hari besar keagamaan ini, intensitas pemeriksaan fisik dan dokumen semakin meningkat.
“Peningkatan pengawasan ini bertujuan untuk menjamin bahwa setiap bahan pangan yang keluar masuk wilayah Sulawesi Utara benar-benar sehat, aman, dan bebas dari Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK), Hama Penyakit Ikan Karantina (HPIK), dan maupun Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK),” ujarnya.
Karantina Sulawesi Utara, kata dia, selalu siap siaga, dan sepanjang Ramadhan hingga Idul Fitri nanti, dan tugas tersebut terus diperkuat.
"Kami ingin masyarakat merasa tenang bahwa bahan pangan yang dilalulintaskan antarpulau, untuk keperluan sahur dan berbuka telah melalui pemeriksaan karantina yang ketat," ujarnya.
Upaya penguatan pengawasan ini akan terus disiagakan tanpa henti hingga puncak arus mudik dan balik Lebaran mendatang.
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
