Logo Header Antaranews Manado

Pemprov Sulut targetkan penurunan angka kemiskinan 5,59 persen

Jumat, 17 Oktober 2025 23:43 WIB
Image Print
Wakil Gubernur Victor J Mailangkay. ANTARA/HO-DKIPS

Manado (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menargetkan penurunan angka kemiskinan dari 6,19 persen menjadi 5,59 persen pada 2025.

"Sejalan dengan target RPJMD Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2025–2029, pemerintah daerah menargetkan angka kemiskinan 4,62 - 4,22 persen pada tahun 2029 serta upaya maksimal untuk menghapus kemiskinan ekstrem," kata Wagub Victor J Mailangkay di Manado, Jumat.

Wagub mengatakan, mewujudkan hal tersebut, pemerintah daerah termasuk kabupaten dan kota perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian program, mengidentifikasi akar persoalan dengan lebih cermat, serta merumuskan langkah strategis yang inovatif, kolaboratif, dan tepat sasaran.

"Semangat kebersamaan, gotong royong, dan sinergi lintas sektor menjadi kunci agar penanggulangan kemiskinan benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara," ujarnya.

Terdapat tujuh kabupaten/kota yang berhasil menekan angka kemiskinan di bawah capaian provinsi, sedangkan delapan kabupaten/kota lainnya masih menunjukkan angka kemiskinan yang berada di atas capaian provinsi.

"Capaian dan tantangan ini merupakan refleksi bahwa hanya dengan kolaborasi yang kokoh dan konsistensi, kita dapat mempercepat pencapaian target angka kemiskinan secara berkelanjutan di seluruh pelosok Sulawesi Utara," ujarnya.

Wagub berharap, koordinasi lintas sektor serta para pemangku kepentingan terkait penting dilakukan untuk menekan atau menurunkan angka kemiskinan di daerah.

"Penguatan koordinasi, sinergi lintas sektor, serta pelaksanaan intervensi yang berbasis data dan menyentuh langsung sasaran prioritas menjadi kunci, agar setiap langkah yang diambil benar-benar efektif, tepat sasaran, dan mampu menurunkan angka kemiskinan secara berkelanjutan," katanya menambahkan.

Berdasarkan rilis BPS Provinsi Sulawesi Utara menunjukkan bahwa pada Maret 2025, persentase penduduk miskin di provinsi ini tercatat 6,71 persen, mengalami kenaikan tipis 0,01 poin dibandingkan September 2024, lebih baik dari capaian nasional pada angka 8,47 persen.



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026