
BI Sulut terus promosikan KEK Likupang hingga internasional

Manado (ANTARA) - Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) Joko Supratikto mengatakan, pihaknya terus mempromosikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang di Kabupaten Minahasa Utara, baik nasional hingga internasional.
"Adapun untuk promosi investasi, kami telah membawa KEK Likupang ke Australia, Jakarta, dan Kuwait pada tahun 2024," kata Joko, pada kegiatan internasional "North Sulawesi Investment Forum" (NSIF) 2025 di Manado, Jumat.
Dia mengatakan, KEK Likupang memiliki potensi investasi yang cukup menjanjikan, sehingga BI akan terus mempromosikan proyek tersebut.
Apalagi pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Likupang itu mengimplementasikan konsep ecotourism atau pariwisata hijau dalam upaya menghadirkan pariwisata yang lebih berkualitas dan berkelanjutan
Likupang merupakan kawasan yang dilintasi oleh garis Wallace, dengan demikian dirasa tepat untuk implementasi konsep regeneratif pariwisata hijau.
Selain itu, katanya, BI juga telah mempertemukan inovasi pengolahan sampah (RDF) di Bolmong bersama 15 investor tanggal 7 April 2025 dan tujuh investor tanggal 12 Mei 2025 pada kegiatan "Osaka World Expo".
Sebelumnya BI bersama Pemprov Sulut melaksanakan “North Sulawesi Invesment Forum (NSIF) Regional Investor Relations Unit (RIRU)” dihadiri juga empat negara asing yakni Portugal, Australia, Rwanda dan Filipina.
"Besar harapan kami agar NSIF dapat memperkuat langkah bersama untuk akselerasi pertumbuhan investasi di Sulut," katanya.
Pewarta : Nancy Tigauw
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
