Logo Header Antaranews Manado

PLN Kurangi Penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel

Selasa, 16 Juni 2015 17:40 WIB
Image Print
Pembangunan PLTU Anggrek Gorontalo Utara. (1)
"Secara berlahan-lahan PLN Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (Suluttenggo) akan mengurangi penggunaan PLTD karena selain biaya yang mahal juga menindaklanjuti imbauan pemerintah," kata General Manager PLN Suluttenggo Baringin Nababan, di

Manado, 16/6 (AntaraSulut) - Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus melakukan pengurangan penggunaan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) karena memakan biaya operasional yang besar.

"Secara berlahan-lahan PLN Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (Suluttenggo) akan mengurangi penggunaan PLTD karena selain biaya yang mahal juga menindaklanjuti imbauan pemerintah," kata General Manager PLN Suluttenggo Baringin Nababan, di Manado, Selasa.

Baringin mengatakan pemerintah pusat sudah menegaskan agar mengurangi penggunaan bahan bakar minyak khususnya diesel yang biasa dalam pengoperasian mesin agar mampu menghasilkan tenaga listrik.

"Oleh karena itu, PLN Suluttenggo terus melakukan perbaikan dan dalam pembangunan proyek baru tidak lagi bertenaga diesel," jelasnya.

Dia mengatakan saat ini pihaknya tengah membangun PLTU Anggrek yang berada di Kwandang, Gorontalo Utara.

PLTU Anggrek yang proyek pembangunannya masih sekitar 50 persen, setelah melalui proses panjang pembebasan lahan dan kontur tanah yang terdapat batuan yang sulit dijadikan pondasi, kini Proyek PLTU Anggrek sudah mulai dilanjutkan pembangunannya.

Rencananya akan dibangun dua unit pembangkit yang masing-masing berdaya 25 MW.

Unit satu rencana akan diselesaikan dan bisa beroperasi akhir tahun 2015, kemudian disusul unit dua pada pertengahan tahun 2016.

"Setelah PLTU ini beroperasi, maka diharapkan dapat mengurangi penggunaan PLTD yang memakan biaya operasi besar," jelasnya.

Tenaga kerja untuk pembangunan PLTU Anggrek didapat dari tenaga berbagai daerah juga tenaga kerja lokal daerah setempat.

Pengawas Proyek PLTU Anggrek Iwan Arnanto Putro mengungkapkan material yang diperlukan untuk proyek ini sudah lengkap dan kita semua berharap agar pembangunan proyek PLTU Anggrek ini tidak mengalami gangguan lagi. Proyek pembangunan PLTU Anggrek dipercayakan kepada Rekadaya Elektrika.



Pewarta :
Editor: Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026