Logo Header Antaranews Manado

Bursa saham Tokyo berakhir datar

Senin, 13 April 2015 17:43 WIB
Image Print
Tokyo, 13/4 (Antara/AFP) - Bursa saham Tokyo berakhir datar pada Senin, berkurang hanya 0,01 persen karena para investor mengunci keuntungan setelah serangkaian kenaikan baru-baru ini mendorong pasar ke posisi tertinggi 15-tahun.

Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, yang ditutup sedikit
turun pada Jumat (10/3) setelah mencapai tingkat 20.000 untuk pertama kalinya sejak 2000, turun tipis 2,17 poin menjadi 19.905,46.

Indeks Topix dari seluruh saham papan utama turun 0,21 persen, atau 3,28 poin, menjadi 1.586,26.

"Tekanan (untuk mengambil keuntungan) menguat setelah (Nikkei) melampaui tingkat utama 20.000," kata Okasan Online Securities dalam sebuah catatan.

Aksi ambil untung mengirim saham-saham lebih rendah, tetapi kelas berat Fast Retailing dan SoftBank membantu menopang Nikkei, katanya.

SoftBank naik 1,96 persen menjadi 7.353,0 yen karena spekulasi bahwa perusahaan e-commerce India Snapdeal sedang bersiap untuk mencatatkan sahamnya di AS. Penyedia layanan mobile dan internet Jepang adalah pemegang saham terbesar di perusahaan setelah menginvestasikan 627 juta dolar AS pada di tahun lalu.

Fast Retailing, operator merek fashion Uniqlo, naik 0,90 persen
menjadi 50.150,0 yen.

Produsen mobil turun, dengan Toyota jatuh 0,93 persen menjadi 8.248,0 yen dan Honda jatuh 2,54 persen menjadi 4.065,5 yen.

Dolar berada di 120,36 yen pada Senin setelah diperdagangkan pada 120,30 yen pada Jumat di New York.

Di New York, Dow naik 0,55 persen setelah General Electric mengatakan akan menjual 26,5 miliar dolar AS aset real estat sebagai bagian dari rencana untuk mengurangi sebagian besar Unit GE Capital-nya selama 24 bulan ke depan.

Itu terjadi pada akhir pekan yang juga melihat merger besar yang melibatkan Royal Dutch Shell dan FedEx.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026