Logo Header Antaranews Manado

Sulut Ekspor Cengkih ke Vietnam

Rabu, 11 Maret 2015 12:04 WIB
Image Print
Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengekspor cengkih ke Vietnam sebanyak lima ton, mampu menghasilkan devisa bagi daerah sebesar 4.500 dolar AS

Manado, 11/3 (AntaraSulut) - Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengekspor cengkih ke Vietnam sebanyak lima ton, mampu menghasilkan devisa bagi daerah sebesar 4.500 dolar AS

"Realisasi ekspor ke Vietnam karena negara tersebut membutuhkan komoditas perkebunanan untuk berbagai keperluan," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Jenny Karouw di Manado, Rabu.

"Komoditas cengkih yang diekspor ke Vietnam sebanyak 5.000 kilogram (kg) dengan sumbangan devisa bagi daerah sebesar 4.500 dolar Amerika serikat (AS)," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut, Jenny Karouw, di Manado, Rabu.

Jenny mengatakan pengiriman cengkih ke Vietnam ini menandakan bahwa pasar ASEAN sangat membutuhkan produk unggulan Sulut, dan hal ini harus dimanfaatkan dengan baik.

"Petani dan pengekspor harus manfaatkan permintaan yang tinggi dari negara-negara bagian ASEAN," jelasnya.

Dengan keberhasilan menembus pasar ASEAN dan internasional, katanya, petani tidak perlu dikhawatirkan lagi oleh pembeli dalam negeri yang mematok dengan harga murah.

Ia mengatakan harga ekspor tinggi, tetapi harus diimbangi dengan kualitas produk yang baik, sehingga pemmbelinya akan mengulang pesanant.

"Cengkih yang diekspor ke Vietnam memang berkualitas sangat baik, sehingga dibeli dengan harga cukup bagus," katanya.

Pasar luar negeri masih sangat terbuka untuk berbagai komoditas unggulan Sulut, terutama cengkih, katanya. Saat ini, harga cengkih di Kota Manado dan sekitarnya di kisaran Rp124.000 per kilogram.

Pemerintah, katanya, akan terus mencari pasar baru buat pengekspor Sulut, sehingga komoditas unggulan bisa merambah pasar seluruh dunia.***3***



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026