
Jadi Agenda Pariwisata Tahunan

"Kami yakini semua itu bisa terjadi karena Tuhan mendengar semua doa-doa yang kita panjatkan," ujar Kadisbudpar Sulut Happy Korah.
Manado, (ANTARA Sulut) - Perayaan adat Tulude yang mengusung tema "Sengkanaung Supegaghighile, Lumempang Sengkalempang, Melaging Pato Pebawiahe" (Erat Bersatu, Berjalan dan Berkarya Bersama) akan menjadi agenda pariwisata tahunan.
"Untuk menopang program pembangunan Pariwisata Sulut kiranya setiap tanggal 7 Pebruari dijadikan iven tetap tahunan perayaan tulude tingkat Provinsi Sulut," kata Wakil Gubernur Djouhari Kansil.
Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Sulut Happy T.R Korah bersyukur karena ibadah perayaan Tulude berjalan lancar, karena Tuhan memberikan cuaca yang begitu baik, walaupun sejak pagi hingga siang hari hujan terus menguyur Manado.
"Kami yakini semua itu bisa terjadi karena Tuhan mendengar semua doa-doa yang kita panjatkan, sehingga acara-demi acara bisa berlangsung sukses dan spektakuler," ujar mantan Kepala BPMD.
Usai tulude dilanjutkan dengan pagelaran seni budaya Nusa Utara seperti tarian masamper, empat wayer, musik bambu, paduan suara Pniel Tuna, hadra serta tarian kabela dari Nyong dan Noni Sulut.
Hadir pula Walikota Manado Vecky Lumentut, Wawali Harley Mangindaan (Wakil Ketua Umum Panpel), Bupati Minut Sompie Singal, Wabup Julisa Baramuli (Ketua Umum Panpel), Bupati Sitaro Toni Supit, Wabup Sangihe Jabes Ghagana, pejabat teras serta undangan lainnya.***adv***
Pewarta : Oleh Karel A Polakitan
Editor:
Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
