Logo Header Antaranews Manado

Neraca Perdagangan Surplus 106,79 juta dolar AS

Senin, 6 Oktober 2014 09:46 WIB
Image Print
Faizal Anwar (1)
Neraca perdagangan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Agustus 2014 mengalami surplus sebesar 106,79 juta dolar Amerika Serikat (AS).

Manado, 6/10 (AntaraSulut) - Neraca perdagangan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Agustus 2014 mengalami surplus sebesar 106,79 juta dolar Amerika Serikat (AS).

"Dengan nilai ekspor sebesar 110,74 dolar AS dengan impor 3,95 juta dolar AS, maka neraca perdagangan Sulut Agustus 2014 mengalami surplus 106,79 juta dolar AS," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Faizal Anwar, di Manado, Senin.

Faizal mengatakan Sulut mengalami surplus akibat nilai ekspor lebih besar ketimbang nilai impor.

Nilai ekspor nonmigas Sulut pada Agustus 2014 mencapai 110,74 juta dolar Amerika Serikat (AS) sedangkan Juli 2014 hanya 70,78 dolar AS.

"Dari total ekspor tersebut, lemak dan minyak hewan atau nabati merupakan komoditas ekspor terbesar pada Agustus 2014, dengan nilai ekspor sebesar 72,41 juta dolar AS, atau 65,39 persen dari keseluruhan nilai ekspor," katanya.

Negara tujuan ekspor terbesar Sulut pada Agustus 2014 adalah Belanda dengan nilai 41,63 juta dolar AS atau 37,59 persen dari total nilai ekspor.

Pintu terbesar produk Sulut pada Agustus 2014 adalah melalui Pelabuhan Bitung dengan nilai ekspor sebesar 77,83 juta dolar atau 70,28 persen terhadap total nilai ekspor Sulut.

Berbagai komoditas, katanya, di provinsi ini tidak hanya diekspor melalui Sulut saja, namun ada juga yang dilakukan ke pasar luar negeri melalui pintu ekspor seperti DKI, Jawa Timur dan lain-lain.

"Nilai impor pada bulan Juli 2014 sebesar 4,56 juta dolar Amerika Serikat (AS) turun 13,38 persen menjadi 3,97 juta dolar AS pada Agustus 2014," katanya.

Faizal mengatakan penurunan impor hampir terjadi pada semua komoditi yaitu kapal laut yang menurun menjadi 0,07 juta dolar AS dari 0,10 juta dolar AS. Sedangkan untuk komoditas bahan bakar mineral 0,07 juta dolar AS, besi dan baja sebesar 0,12 juta dolar AS, garam, belerang dan kapur sebesar 0,32 juta dolar AS, bahan peledek 0,56 juta dolar AS, serta bahan kimia organik 0,32 juta dolar AS.

Dari total nilai impor, katanya, melalui Sulut pada Agustus 2014 yang mencapai 3,97 juta dolar AS, yang berasal dari Australia sebanyak 1,61 juta dolar AS, atau 40,76 persen dari total impor.

Sedangkan dari Amerika Serikat sebesar 0,44 juta dolar AS atau 11,14 persen dan dari Malaysia sebesar 0,41 juta dolar AS atau sekitar 10,38 persen dari keseluruhan impor.



Pewarta :
Editor: Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026