
Diplomat Afsel Apresiasi Lapas Manado

Diplomat Afrika Selatan itu, mengapresiasi Lapas Manado atas perlakuan kepada seorang warga binaan asal Afse
Manado (ANTARA) - Perubahan yang terus dilakukan Lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas dua Manado, dibawah pimpinan Kalapas Marulye Simbolon, SH, MH, berbuah manis. Tempat pembinaan para narapidana itu mendapat apresiasi seorang Diplomat Afrika Selatan.
"Diplomat Afrika Selatan itu, mengapresiasi Lapas Manado atas perlakuan kepada seorang warga binaan asal Afsel, selama dalam masa pembinaan di sini. Juga bagaimana sikap kami memberikan keterangan dan memfasilitasi kepentingan warga binaan asing itu," kata Kalapas Kelas Dua Manado, Marulye Simbolon, SH, MH, di Manado.
Dia menjelaskan, Diplomat Afsel itu mengunjungi LP Manado untuk melihat bagaimana kondisi salah satu warganya, yang sedang menjadi warga binaan di LP Sumompo itu.
Saat menerima diplomat Afsel itu, Simbolon menjelaskan, bagaimana pembinaan yang mereka lakukan kepada warga binaan termasuk orang asing tersebut.
"Kami menjelaskan, bagaimana pola kegiatan dan pola pembinaan satu orang warga binaan asing Afsel di Manado," katanya.
Mulai dari pembinaan kepribadian kerohanian dan mental spritual warga binaan, hingga kemandirian untuk meningkatkan Skill mereka. Jadi warga binaan benar-benar mendapatkan ilmu, pengetahuan dan kompetensi setelah selesai menjalani masa pidana.
"Kami juga menyampaikan tentang bagaimana perilaku warga binaan asing tersebut selama menjalani masa pidana. Dia berkelakuan baik dan tidak pernah melakukan pelanggaran," katanya.
Usai bertemu Kalapas dan jajarannya, mulai dari Kasibinadik Maidy Ferdy, SH, MSi, Kasubag TU Rahmat Syarin, SH dan Kasubsie Registrasi Hendra Lumataw, SIP, M.Si, dia bertemu dengan warga binaan asal Afsel itu.
Saat bertemu, dia itu menceritakan kondisi selama berada di Lapas Manado, bagaimana hak-hak dan perlakuan yang diberikan kepadanya selama ini.
"Dia menjeaskan, diperlakukan dengan baik, semua hak-hak dipenuhi, dan mengatakan, semua warga binaan dan para petugas di tempat itu menjadi keluarganya," katanya.
Diplomat Afrika Selatan mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih, atas nama pemerintah negaranya, karena warga negara mereka diperlakukan dengan baik, meskipun bukan di negeri sendiri.

Dia mengakui mempercayai apa yang disampaikan warga negaranya, sebab melihat dan mengamati ekspresi, psikologis hingga bahasa tubuh warganya.
Dia berharap setelah bebas, warga Afsel itu bisa mengubah sikapnya dan melakukan pekerjaan dengan baik. Sesuai dengan ketrampilan yang diperoleh selama di Lapas Manado.
Pewarta : Joyce Hestyawatie B
Editor:
Christian Alberto Kowaas
COPYRIGHT © ANTARA 2026
