Logo Header Antaranews Manado

PNM Manado salurkan pembiayaan kepada 2.086 UMKM

Selasa, 1 Juli 2014 14:24 WIB
Image Print
Logo PNM (1)
PT (Persero) Permodalan Nasional Madani (PNM) Manado hingga Mei 2014 mampu menyalurkan pembiayaan kepada 2.086 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di daerah tersebut.

Manado, 1/7 (AntaraSulut) - PT (Persero) Permodalan Nasional Madani (PNM) Manado hingga Mei 2014 mampu menyalurkan pembiayaan kepada 2.086 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di daerah tersebut.

"Jumlah pengusaha mikro kecil yang telah menerima dukungan modal dari PNM di Sulut sebanyak 2.086 pelaku UMKM," kata Pemimpin PNM Cabang Manado ,Widji Tri Kusuma Adhi, di Manado, Selasa.

Realisasi pembiayaan yang tersalur kepada 2.086 UMKM tersebut, hingga posisi Mei 2014 tercatat sebesar Rp115,9 miliar.

Dari total realisasi kredit PNM tersebut, katanya, sekitar 40 persen yakni UMKM pedagang di pasar tradisional.

Sementara selebihnya terakumulasi pada UMKM bidang pangan, perkebunan, pertanian, restoran dan perhotelan.

Wakil Pemimpin Cabang PNM Manado Agus H Darmadinata mengatakan dari tiga provinsi yang jadi wilayah kerjanya, Provinsi Sulut yang mendominasi pemberian kredit berkisar 85 persen terdiri UMKM pasar tradisional maupun petani komoditi unggulan daerah.

Prestasi pembiayaan PNM di wilayah Sulut, kata Agus cukup baik dengan pertumbuhan rata-rata 100 nasabah setiap bulannya, dengan pembiayaan kepada mereka berkisar Rp7 miliar.

Sistem penyaluran pembiayaan PNM, kata Agus, memakai pola inti dan plasma, dengan dengan demikian UMKM yang mendapatkan pembiayaan sudah terjamin pasarnya.

Dalam menyalurkan pembiayaan, kata Agus, maka pihaknya tidak membatasi pada kelompok tertentu saja, tetapi siapa pun bisa menerima asalkan memenuhi kriteria dan cocok analisa kreditnya.

"Pemberian kredit tersebut tidak dibatasi di area pasar saja tapi semua bidang usaha yang memenuhi ketentuan, dapat memperoleh kredit atau pinjaman PNM," kata Agus.

PNM hadir di Manado sejak Maret 2012 dengan satu kantor cabang dan 15 kantor unit yang tersebar di Sulut, Gorontalo dan Malut.



Pewarta :
Editor: Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026