
Disperindag optimalkan imbal dagang dorong peningkatan ekspor

Manado (ANTARA) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mengoptimalkan imbal dagang guna mendorong peningkatan ekspor di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Kadisperindag Sulut Edwin Kindangen mengatakan sehingga pihaknya mengundang para pengekspor dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) guna memahami manfaat imbal dagang dalam mendorong peningkatan ekspor.
Oleh karena itu, katanya, pemerintah dipandang perlu melakukan langkah strategis untuk peningkatan ekspor Indonesia ke dunia, salah satunya melakukan skema imbal dagang dengan negara-negara mitra.
Imbal dagang, katanya, kerap dilakukan oleh beberapa negara seperti Amerika Serikat dan Tiongkok untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam
perdagangan internasional.
Indonesia sendiri, katanya, beberapa tahun sebelumnya juga pernah melakukan skema imbal dagang, namun perlu dilakukan pembahasan atas manfaat, peluang, dan tantangan dalam pelaksanaannya.
Kabid Daglu Disperindag Sulut Darwin Muksin menjelaskan imbal dagang merupakan transaksi dua negara yang diwujudkan dalam suatu persetujuan untuk saling membeli barang yang dibutuhkan
Darwin mengatakan dimana negara pemasok barang menerima sebagian atau seluruh pembayaran dalam bentuk barang lain.
Skema pembayaran yang dilakukan dan jenis barang yang diperdagangkan oleh kedua negara dapat dilakukan sesuai dengan kesepakatan.
"Dengan adanya skema imbal dagang ini diharapkan ekspor Sulut akan semakin meningkat," jelasnya.
Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor:
Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
