Logo Header Antaranews Manado

Perum Damri siapkan 20 armada BRT

Kamis, 20 Desember 2012 17:06 WIB
Image Print
Ilustrasi - Bus Trans Kawanua (.)
Bus ini disiapkan apabila bus antarkota dalam provinsi atau AKDP sudah tidak mampu memenuhi kebutuhan penumpang. Atau katakanlah di terminal-terminal telah banyak penumpang yang belum terlayani karena tidak ada bus," kata Tampubolon, di Manado, Kamis

Manado, (Antara Sulut) - Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Sulawesi Utara, Parlindungan Tampubolon mengatakan, Perum Damri akan menyiapkan 20 armada bus trans kawanua (BRT) bila terjadi lonjakan penumpang.

"Bus ini disiapkan apabila bus antarkota dalam provinsi atau AKDP sudah tidak mampu memenuhi kebutuhan penumpang. Atau katakanlah di terminal-terminal telah banyak penumpang yang belum terlayani karena tidak ada bus," kata Tampubolon, di Manado, Kamis.

Dia menambahkan, armada BRT yang disiapkan hanya sebagai angkutan alternatif, karena yang akan diberdayakan adalah bus-bus AKDP maupun bus di trayek sepi penumpang yang mangkal di terminal-terminal.

"Artinya, kalau masih bisa diangkut menggunakan bus AKDP, tidak akan ditambah. Kami juga akan memberikan izin sementara bagi kendaraan bus yang sepi penumpang untuk membantu melancarkan angkutan natal dan tahun baru," kata dia.

Dia mengatakan, kesiapan Perum Damri menyediakan armada BRT telah disampaikan pada saat melakukan rapat koordinasi dengan dinas perhubungan kabupaten dan kota, otoritas bandara, kantor pelabuhan, administrator pelabuhan serta angkutan sungai, danau dan penyeberangan (ASDP), awal tahun ini.

"Jadi semua telah terkoordinasi. Dan semua pihak terkait sudah menyatakan kesiapannya membantu melancarkan angkutan penumpang. Tidak akan ada penumpang yang terlunta-lunta karena kehabisan armada," ungkapnya.

Dia menambahkan, sama seperti waktu-waktu sebelumnya menjelang hari raya, semua pihak terkait dengan angkutan hari raya punya komitmen bersama agar penumpang menikmati perjalanan dengan aman, nyaman serta tepat waktu tiba di tujuan.

Karena itu kata dia, penumpang maupun sopir dapat memanfaatkan posko-posko yang didirikan di semua terminal AKDP maupun terminal AKAP.

"Kami harapkan tidak terjadi kecerobohan dari para sopir sehingga terjadi kecelakaan. Kalau sakit dapat memeriksakan diri ke posko sehingga perjalanan menjadi menyenangkan," harapnya.
(guntur/@antarasulutcom)



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026