Logo Header Antaranews Manado

Gula merah jadi alternatif masyarakat Manado

Jumat, 29 Juni 2012 10:55 WIB
Image Print
Gula aren (gula merah) (.)

Manado, (Antara Sulut) - Produk industri rumah tangga gula aren (merah) menjadi salah satu alternatif masyarakat Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) untuk menyiasati kenaikan harga gula pasir yang makin melambung.

"Harga gula semakin mahal, hingga kini sudah mencapai Rp15 ribu per kilogram(Kg) di pasar tradisional Kota Manado, karena itu masyarakat beralih gunakan gula merah,"kata Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia(YLKI) Sulut, Aldy Lumingkewas di Manado, Jumat.

Aldy mengatakan, dari satu sisi peralihan penggunaan ke gula merah menguntungkan bagi industri rumah tangga penghasil produk tersebut, tetapi dari sisi konsumen kenaikan harga gula pasir yang terjadi belakangan ini, semakin menyesakkan karena itu pemerintah daerah harus mengambil langkah.

"Kebijakan pemerintah daerah penting dalam upaya menjamin masyarakat selaku konsumen dapat memperoleh komoditas bahan kebutuhan pokok tersebut dengan mudah," kata Aldy.

Harga gula merah di pasaran Manado di tingkat eceran pasar swalayan berkisar Rp15 ribu hingga Rp16 ribu per Kg, sementara di tingkat petani penghasil produk tersebut dengan harga berkisar Rp10 ribu per Kg.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan(Disperindag) Sulut, Sanny Parengkuan mengakui, kenaikan harga gula pasir di pasaran Manado merupakan imbas harga lelang gula di Surabaya yang mengalami kenaikan.

"Jadi kenaikan harga gula tersebut merupakan imbas harga di pasar internasional yang terus naik, karena itu sulit untuk menjaga harga gula turun," kata Sanny.

Tentang alternatif gula merah sebagai pengganti gula pasir, kata Sanny, untuk beberapa jenis penggunaan memang dapat dilakukan diantaranya bahan baku produk pangan seperti kue dan lainnya, tetapi untuk konsumsi masih terbatas dan perlu didorong.

Gula merah yang dijual di pasaran Sulut dihasilkan oleh industri rumah tangga yang banyak terdapat di Kabupaten Minahasa, Minahasa Tenggara dan Minahasa Selatan.
(guntur/@antarasulutcom/T.G004/B/B008/B008) 29-06-2012 10:55:42



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026