
Media siber diminta jujur jika mengutip media lain
Kamis, 19 April 2012 15:24 WIB

"Pengaduan untuk media siber ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 13 persen," katanya.
Manado, (Antara Sulut) - Dewan Pers meminta kepada pengelola media siber agar jujur jika mengutip atau menggunakan "content" dari media lain.
Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi Dewan Pers, Muhammad Ridlo Eisy mengemukakan hal itu di Manado, Kamis, saat menyampaikan materi "Mengapa Perlu Pedoman Pemberitaan Media Siber ?" pada sosialisasi peraturan Dewan Pers, yang diikuti para pengelola media, jurnalis, polisi, akademisi dan anggota Komisi Informasi Publik (KIP).
Materi yang disosialisasikan adalah nota kesepahaman Dewan Pers dengan Polri, nota kesepahaman Dewan Pers dengan Komisi Informasi, pedoman pemberitaan media siber dan surat edaran Mahkamah Agung Nomer 13 Tahun 2008.
Ridho juga meminta agar media siber memisahkan antara iklan/advertorial dengan berita.
Menurut Ridho, sebagaimana diatur dalam pedoman pemberitaan media siber, media siber wajib memberitakan dengan tegas antara produk berita dan iklan.
Setiap berita/artikel/isi yang merupakan iklan dan atau isi berbayar wajib mencantumkan keterangan "advertorial", "iklan","ads", "sponsored" atau kata lain yang menjelaskan bahwa berita/artikel/isi tersebut adalah iklan.
Menurut Ridho, selama 2011 prosentase pengaduan untuk media siber mencapai 26 persen, media elektronik 17 persen sedangkan media cetak 58 persen.
"Pengaduan untuk media siber ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 13 persen," katanya.
Sedangkan kategori pelanggaran kode etik media siber selama 2011 meliputi tidak berimbang 30, tidak menguji informasi enam, tidak akurat delapan, tidak menyembunyikan identitas korban kejahatan susila, mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi empat, tidak jelas narasumbernya satu, prasangka SARA delapan dan tidak ada pelanggaran satu.
Pantauan pengelola sendiri sejumlah media online dan media cetak di Sulut yang tidak berlangganan content, sering mengutip berita www.antarasulut.com dan www.antaranews.com tanpa menyebutkan identitas sumber berita. @antarasulutcom.
Pewarta : Agus Setiawan
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
