Logo Header Antaranews Manado

Pemkot Bandung masih membahas kemungkinan menunda PTM

Selasa, 26 Oktober 2021 13:12 WIB
Image Print
Wali Kota Bandung Oded M Danial. (ANTARA/HO-Humas Pemkot Bandung)

Manado (ANTARA) - Pemerintah Kota Bandung di Provinsi Jawa Barat masih membahas kemungkinan menunda pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) menyusul munculnya kasus penularan COVID-19 di sejumlah sekolah.

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan bahwa Satuan Tugas Penanganan COVID-19 masih mengevaluasi hasil pemeriksaan untuk mendeteksi penularan COVID-19 di sekolah.

"Lagi dievaluasi ya oleh Pak Ema (Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19)," kata Oded di Balai Kota Bandung, Selasa.

Dinas Pendidikan Kota Bandung menyatakan bahwa hingga saat ini ada 80 pelajar dan empat guru yang dikonfirmasi tertular COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan secara acak di sekolah-sekolah yang melaksanakan PTM.

Kasus penularan COVID-19 ditemukan di lima sekolah dasar, dua sekolah menengah pertama, dua sekolah menengah atas, empat sekolah menengah kejuruan, dan satu sekolah luar biasa di Kota Bandung.

Sekolah-sekolah tersebut sudah diminta kembali melaksanakan pembelajaran dari jarak jauh via daring guna mencegah penularan virus meluas.

Di Kota Bandung, jumlah kasus aktif, yang meliputi penderita COVID-19 yang menjalani perawatan dan karantina, tercatat bertambah dari 124 kasus pada Sabtu (23/10) menjadi 140 kasus pada Minggu (24/10) dan 149 kasus pada Senin (25/10).



Pewarta :
Editor: Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026