
Ustadz Muhammad Nur Maulana puji Sulawesi Utara

"Pak Gubernur Sarundajang dan segenap masyarakatnya betul-betul menciptakan suasana kondosif, aman dan damai, meski ada juga aksi demo kecil-kecilan, tetapi tidak sampai menganggu aktivitas masyarakat lainnya",
Manado, (Antara Sulut) - Ustadz kondang dari Jakarta, Hi. Muhammad Nur Maulana memuji daerah Sulawesi Utara (Sulut) yang aman dan tertib, kompak dan bersatu, meskipun di beberapa daerah termasuk ibukota negara, Jakarta digoncang berbagai aksi demonstrasi.
"Saya puji Sulawesi Utara, sejak Jumat saya berada di Manado, keliling beberapa tempat, antara lain di Masjid Raya Ahmad Yani, kemudian ke Kampung Arab, tidak ketemu dengan massa pendemo, meskipun saat ini masyarakat lagi ramai disejumlah daerah ditanah air, memprotes rencana pemerintah menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), namun Alhamdulillah Manado dan Sulut aman," katanya dihadapan puluhan ribu umat Islam memadati gedung dan halaman depan Manado Convention Centre (MCC), pada pelantikan pengurus Ikatan Persaudaraan haji Indonesia (IPHI) Sulut periode 2012-2017, Jumat malam.
Dia mengatakan hal ini harus menjadi contoh, bagaimana masyarakat yang hidup aman dan damai sehingga dapat menjalan pembangunan disemua bidang.
"Pak Gubernur Sarundajang dan segenap masyarakatnya betul-betul menciptakan suasana kondusif, aman dan damai, meski ada juga aksi demo kecil-kecilan, tetapi tidak sampai menganggu aktivitas masyarakat lainnya",
Pada saat itu, Maulana menghampiri Gubenur Sulut, SH Sarundajang dan bertanya konsep apa yang digunakan, dijawab Sarundajang, pendekatan yang baik dengan masyarakat, ustadz Maualana pun mengekspresikan rasa keterketujuatannya sambil berkata, tetap pertahankan kerukunan, persatuan dan kesatuan.
"Mari kita doakan Sulut semakin damai, masyarakatnya makin sejahtera dan makmur dibawah lindungan Allah Subhanahu Wata'ala", kata Maulana sambil mencium pipi kiri-kanan Sarundajang.
Sementara itu, Gubernur Sarundajang, mengatakan IPHI merupakan salah satu organisasi besar yang mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa, khusus didaerah "Nyiur melambai" yang merupakan daerah hetorogen dengan berbagai masyarakat didalamnya.
"Suasana damai dan tenreram ini tidak lepas dari peran umat Islam Sulut untuk menciptakan iklim yang kondusif, aman dan terkendali, sehingga dapat meningkatkat taraf kehidupan masyarakat", ucapnya.
Dia mengatakan, kalau seandainya tidak dibatasi dengan kuota haji, maka setiap tahun Sulut dapat mengirimkan ribuan umat Islaim menunaikan ibadah haji di Mekkah.
"Ini semua berkat ketekunan, keuletan masyarakat muslim mencari penghasilan didaerah yang penuh kedamaian sehingga dapat menaikan pendapatan bagi kesejahteraan keluarganya," tandas Sarundajang.
Turut hadir memberikan sambutan, Ketua Umum DPP IPHI Pusat, Mayjen (Purn) H. Kurdi Mustofa. Pada kesempatan tersebut Kurdi memuji pelaksanaan pelantikan yang meriah dan mampu menghadirkan puluhan ribu umat Islam di Kota Manado.
"Belum pernah saya melihat adanya acara pelantikan IPHI disuatu daerah seperti malam ini, ribuan umat islam dengan serba putih duduk dengan tertib mengikuti acara demi acara hingga usai", tegas Kurdi Mustofa.
(Guntur/@antarasulutcom)
Pewarta :
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
