Logo Header Antaranews Manado

Dua Wakil Menteri Tinjau KEK Bitung

Senin, 27 Februari 2012 17:27 WIB
Image Print
()
"Bitung tidak hanya bermanfaat bagi perekonomian wilayah Bitung dan Sulawesi Utara saja, melainkan seluruh Indonesia, karena itu ditinjau langsung untuk melihat kesiapannya," kata Wakil Menteri Perdagangan, Krisnamurthi di Bitung, Senin.

Bitung, (Antara Sulut) - Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi bersama Wakil Menteri Perindustrian, Alex SW Retraubun meninjau kawasan yang akan dijadikan kawasan ekonomi khusus(KEK) Tanjung Merah, Bitung Sulawesi Utara(Sulut), Senin (27/2).

"Bitung tidak hanya bermanfaat bagi perekonomian wilayah Bitung dan Sulawesi Utara saja, melainkan seluruh Indonesia, karena itu ditinjau langsung untuk melihat kesiapannya," kata Wakil Menteri Perdagangan, Krisnamurthi di Bitung, Senin.

Bayu yang merupakan Wakil Ketua Tim Kerja Konektivitas Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia(KP3EI) dan bertugas sebagai koordinator Tim Kerja Sistem Logistik Nasional dan KEK mengatakan, KEK Bitung sudah sangat layak.

Dalam peninjauan tersebut, Bayu Krisnamurthi mengatakan ada tiga pekerjaan lagi yang harus dilakukan jika Bitung ditetapkan sebagai KEK pada Mei 2012 mendatang oleh Presiden.

Ketiga hal tersebut yakni membuat desain fasilitas yang akan diberikan kepada para investor (termasuk kebijakan fiskal dan nonfiskal), promosi investasi secara terus menerus, dan pembangunan infrastruktur yang dapat dilakukan melalui skema Public Private Partnership(PPP).

Bitung dipilih sebagai daerah yang berpotensi menjadi KEK, kata Krisnamurthi karena memiliki posisi geografis yang strategis, berada di jalur perdagangan dunia dan pusat distribusi barang dan jasa, sehingga sangat prospektif bagi perdagangan nasional dan internasional.

"Sulut memegang peranan besar sebagai pintu gerbang masuk Indonesia untuk perdagangan dengan negara-negara Asia Timur, Australia dan Amerika,"katanya.

Karena lokasinya yang strategis, lanjutnya, maka Pelabuhan Bitung harus dapat dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas logistik dan rantai distribusi di Kawasan Timur Indonesia.

"Jika Bitung ditetapkan menjadi KEK, maka daerah ini dapat menjadi titik pusat pertumbuhan di kawasan Timur Indonesia,"kata Wamendag.***2***

(T.G004/B/S025/C/S025) 27-02-2012 17:27:24



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026