Logo Header Antaranews Manado

BNI Manado Beri Penghargaan Kepada Wartawan

Kamis, 22 Desember 2011 08:53 WIB
Image Print
CEO BNI Wilayah Manado, Emil Ermindra menerangkan kondisi perekonomian global dan BNI (1)
Berita-berita mengenai BNI di Kantor Berita ANTARA maupun web www.antarasulut.com mengedepankan pencitraan positif sehingga mendorong kemajuan bagi perbankan, khususnya BNI," kata CEO BNI Wilayah Manado, Emil Ermindra sebelum menyerahkan piagam pengh

Manado, (Antara Sulut) - PT Bank Negara Indonesia (BNI) Wilayah Manado, beri penghargaan kepada wartawan ekonomi Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA Biro Sulawesi Utara (sulut), Guido Merung, sebagai jurnalis yang komunikatif dan membangun selama tahun 2011.

"Berita-berita mengenai BNI di Kantor Berita ANTARA maupun web www.antarasulut.com mengedepankan pencitraan positif sehingga mendorong kemajuan bagi perbankan, khususnya BNI," kata CEO BNI Wilayah Manado, Emil Ermindra sebelum menyerahkan piagam penghargaan pada Media Gathering BNI dengan jajaran pers di daerah ini, di Manado, Rabu.

Pemberian penghargaan tersebut, kata Emil sebagai bentuk apresiasi ungkapan terima kasih BNI terhadap jajaran pers yang telah memberi sumbangsih positif terhadap kemajuan bank ini.

"Kami berharap antara jajaran pers dengan BNI terus menjalin kemitraan dan kerja sama yang saling menguntungkan sebagai bagian dari sumbangsih bersama untuk membangun negeri ini kedepan yang lebih baik," kata Emil.

Selain wartawan ekonomi dari LKBN ANTARA, BNI juga memberi penghargaan kepada wartawan ekonomi dari koran Tribun Manado, Defriatno Lapupa untuk kategori jurnalis proaktif dan kreatif selama tahun 2011.

Dalam kesempatan tersebut, Emil menjelaskan tentang kondisi makro ekonomi global serta perkembangan BNI nasional serta wilayah selama tahun 2011.

Efek dan krisis global terhadap perekonomian Indonesia cenderung terbatas dan tidak terlalu berpengaruh, terlihat pada derasnya arus modal asing yang ke Indonesia, surplus neraca perdagangan yang masih tinggi, tekanan inflasi terkendali serta kinerja industri perbankan sangat baik," kata Emil.

Sedangkan mengenai BNI sendiri khususnya di wilayah Manado, kata Emil, program BNI reformasi 1.0 sebagai wujud konsistensi BNI untuk selalu berusaha adaptif terhadap perubahan yang terjadi dengan melakukan perubahan konsep dari produk centric menjadi costumer centric.

"Dengan konsep ini, BNI senantiasa berupaya selalu dapat memenuhi kebutuhan nasabah dalam layanan perbankan "one stop solution banking," kata Emil.

Sementara economist BNI Wilayah Manado, Agus Tony Poputra SE MM, menjelaskan tentang indikator pertumbuhan ekonomi Sulut tahun ini sehingga tumbuh melebihi angka pertumbuhan nasional, serta prospek ekonomi di tahun 2012 mendatang. (Guntur)



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026