Manado (ANTARA) - Mereka yang diamankan akibat bentrokan maut di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat bertambah menjadi 20 orang, kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat Kombes Pol Erdi A Chaniago.
"Polres Indramayu sudah mengamankan 20 orang untuk dilakukan pemeriksaan guna mencari penyebab adanya perkelahian itu," kata Kombes Erdi, di Mapolda Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa.
Namun sejauh ini, menurut Erdi, belum ada di antara mereka yang ditetapkan sebagai tersangka dalam bentrokan yang menyebabkan dua orang meninggal dunia itu.
"Masih didalami, karena ini belum 24 jam ya, yang meninggal itu dari kelompok penggarap lahannya," kata Erdi.
Selain itu, 20 orang itu juga masih ditahan untuk menjalani pemeriksaan guna mencari penyebab atau pemicu bentrokan tersebut.
"Karena pada saat pengamanan, itu perkelahiannya sudah terjadi, orang-orang yang diamankan itu juga yang diduga melakukan tindakan pidana," katanya pula.
Ia memastikan kondisi lahan tebu di Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu yang juga berbatasan dengan Kecamatan Majalengka itu sudah kembali kondusif.
"Aparat keamanan TNI dan Polri mengamankan supaya situasi kondusif, sehingga petani lahan tebu itu aman," katanya lagi.
Berita Terkait
Pilkada di Jakarta dan Jabar, PAN ikut keputusan ketum KIM soal kandidat
Selasa, 6 Agustus 2024 15:02 Wib
Pilkada Jateng atau Jakarta, Kaesang belum tentukan pilihan
Sabtu, 20 Juli 2024 16:23 Wib
Survei SMRC sebut Ridwan Kamil masih jadi favorit di pilkada
Sabtu, 13 Juli 2024 21:11 Wib
Polwan yang nekat bakar suami harus diperiksa post partum depression
Selasa, 11 Juni 2024 10:13 Wib
NasDem yakin Ilham Habibie pimpin Jawa Barat
Jumat, 7 Juni 2024 7:37 Wib
Kasus pembunuhan Vina, LPSK telaah permohonan perlindungan saksi fakta
Kamis, 23 Mei 2024 15:04 Wib
BNPB: 110 rumah rusak dan 75 KK terdampak gempa Garut 6,2 magnitudo
Minggu, 28 April 2024 18:32 Wib
Ridwan Kamil dapat tiket Golkar dan Gerindra maju Pilkada Jabar
Jumat, 12 April 2024 7:03 Wib