Logo Header Antaranews Manado

DPRD Manado Dukung Jam Malam

Kamis, 22 September 2011 07:56 WIB
Image Print
ILUSTRASI RAZIA GENG MOTOR. Sejumlah Polisi menangkap pemuda yang kedapatan mabuk dan diduga anggota geng motor di sekitar GOR Singalodra, Indramayu, Jawa barat.(Foto ANTARA/Dedhez Anggara/11. (1)
Amir Liputo : Pemberlakuan jam malam diperuntukan bagi orang-orang yang berkumpul tanpa alasan yang jelas, dan berpesta minuman keras sampai tengah malam sehingga harus diamankan saya yakin itu maksud dari hal ini,"

Manado, (Antara News) - Wakil Ketua DPRD Manado, Mor Bastian mengatakan, jika memang Pemerintah Kota (Pemkot) Manado merasa perlu memberlakukan jam malam sebagai langkah preventif mengamankan Kota Manado, dapat dilaksanakan dengan kriteria-kriteria tertentu demi menjadikan Kota Manado tetap dalam suasana aman dan kondusif.

"Hal ini sudah dikoordinasikan bersama dalam forum Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida), tentu saja merupakan hal yang postif, sebagai langkah preventif untuk mengamankan Manado dan kami mendukungnya" kata Bastiaan di Manado, Rabu.

Sementara itu, Ketua Komisi C, Frangklin Singal dan Wakil Ketua Komisi D. Amir Liputo, serta sejumlah anggota legislatif lainnya mendukung upaya Pemerintah Kota Manado ini untuk memberantas kejahatan yang sering terjadi serta pemberlakuan jam malam bagi warga Manado.

"Pemkot Manado sudah memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) tentang orang mabuk dan ketertiban serta ketenteraman lingkungan, bahkan didalam Perda tersebut sudah jelas ditegaskan tidak boleh ada penjualan minuman keras pada radius sekian ratus meter dari lingkungan sekolah dan rumah ibadah", kata Amir Liputo, sambil menambahkan, pemerintah sudah melakukan langkah yang benar dan pihaknya akan mendukung karena ini adalah hal yang positif.

sedangkan mengenai bantuan TNI, ia mengatakan hal itu sangat baik, namun tidak mengabaikan tugas kepolsian, sebab fungsi kepolisian adalah pengamanan.

"Kalau mengenai pemberlakuan jam malam, saya yakin ini diperuntukan bagi orang-orang yang berkumpul tanpa alasan yang jelas, dan berpesta minuman keras sampai tengah malam sehingga harus diamankan saya yakin itu maksud dari hal ini," kata Liputo.

Ketua Komisi C DPRD Manado, Franklin Sinjal menyatakan dukungannya kepada pemerintah karena dinilai sebagai hal positif dan harus dipandang sebagai sebuah kebutuhan.

"Bukan hanya melakukan aksi untuk mendapatkan dukungan polisi dan TNI tetapi harus menjadi sebuah kebutuhan yang patut dilaksanakan," kata Sinjal.

Ia mengatakan jika memang langkah ini kemudian menimbulkan kompensasi dana maka DPRD Kota Manado siap mendukunga dan mengupayakan agar hal ini bisa terlaksana.

Apapun langkah pemerintah asalkan itu dengan tujuan membantu dan melindungi masyarakat akan mereka dukung, katanya.

Pada Selasa (20/9) dalam rapat koordinasi bersama dengan TNI, Polri dan seluruh camat serta lurah, disepakati tentara akan ikut mendukung penertiban, jika ada yang melakukan keonaran diamankan, kemudian diserahkan ke polisi.



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026