
Polresta Manado Seriusi Kasus Pencurian Dan Kekerasan

Manado, (Antara News) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado menseriusi kasus pencurian kendaraan bemotor disertai dengan tindakan kekerasan yang sering terjadi akhir-akhir ini di kota itu.
Wakapolresta Manado, AKBP Jackson Lapalonga di Manado Rabu mengatakan, polisi lagi melakukan pengembangan penyelidikan terhadap kasus pencurian kekerasan tersebut.
"Pelaku tindak kriminal itu telah teridentifikasi, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah dapat mengungkap kasus ini," kata Lapalonga ketika menerima pengurus Aliansi Jurnalistik Indonesia (AJI) Sulawesi Utara.
Jackson Lapalongan mengatakan, adanya kasus tersebut menunjukkan telah terjadi perubahan pola kejahatan yang terjadi di kota ini.
Tindakan kriminal dengan melakukan perampasan kendaraan diikuti dengan tindakan kekerasan merupakan fenomena baru di kota itu.
"Terjadinya pola kejahatan seperti ini antara lain, karena perkembangan Manado yang begitu pesat, berdampak terhadap tindak kriminalitas di kota itu," kata Lapalongan didampingi Kasubag Humas Polresta Manado, AKP Deisi Hamang.
Lapalonga mengatakan, belum dapat menjelaskan secara rinci apakah tindakan kejahatan itu dilakukan oleh sebuah sindikat atau tidak.
Polisi terus melakukan pengembangan penyelidikan, baik itu terkait dengan anatomi kejahatan ataupun lainnya," kata Lapalonga.
Akhir-akhir ini sering terjadi kasus perampasan atau pencurian kendaraan bermotor diikuti tindakan kekerasan terhadap korban.
Seperti yang dialami Anggawirya Mega Zas yang merupakan seorang wartawan pada salah sebuah surat kabar harian di Manado.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (5/6) dinihari di Kelurahan Paniki Bawah, Kota Manado, usai mengantar temannya pulang.
Pada saat itu, korban dihadang pelaku yang belum diketahui identitasnya dengan menggunakan senjata tajam pisau.
Ketika dihadang, pelaku langsung melakukan penikaman pada paha kiri dan kepala bagian belakang korban.
Setelah korban terjatuh pelaku langsung mengambil kendaraan sepeda motor milik korban jenis Yamaha V-IXon hitam bernomor polisi DB 9808 MK.
Sebelumnya, kasus yang sama juga dialami Ronald Ismail, warga Kelurahan Teling Atas lingkungan II Kecamatan Wanea.
Kendaraan sepeda motor jenis Suzuki Satria FU 150 cc hitam, bernomor polisi DB 9359 MP miliknya dirampas oleh orang tak dikenal.
Perampasan kendaraan itu terjadi setelah korban ditodong dengan pisau oleh pelaku di jalan menuju MAN Model Tuminting pada Kamis (2/6).
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
