Logo Header Antaranews Manado

Hunian Hotel di Tanatoraja Meningkat

Selasa, 29 Desember 2009 03:13 WIB
Image Print

Makale, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Tingkat hunian hotel di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan terisi penuh sejak perayaan "lovely December" berlangsung di Makale, Tana Toraja.

Sekretaris Daerah Tana Toraja Theofilus Allorerung di Makale, Senin, mengatakan hotel-hotel di Toraja telah terisi penuh menjelang dua hari kontes arak babi dengan simbol budaya Toraja atau "lettoan" digelar pada puncak kegiatan "lovely December" di kolam Lakipadada, Makale, Tana Toraja.

Transportasi umum dari Makassar menuju ke Toraja rata-rata sudah penuh di pesan, sehingga banyak pendatang maupun masyarakat Toraja yang pulang kampung menggunakan kendaraan pribadi menuju ke daerah ini.

Keterbatasan kamar hotel, ungkap dia menjadi permasalahan utama di Toraja. "Kami telah meminta hotel-hotel besar meningkatkan kapasitas mereka agar wisatawan yang berkunjung bisa di akomodir," ujarnya.

Dia mengaku, ke depannya pemkab Tana Toraja akan mendirikan rumah singgah (homestay) dengan memberdayakan rumah warga yang memenuhi kriteria untuk di jadikan tempat tinggal sementara wisatawan yang datang.

Data Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Tana Toraja menyebutkan, jumlah hunian hotel dalam dua hari terakhir ini dari 1.864 kamar hotel yang ada di kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara sudah terisi penuh.

"Selama dua hari ini tingkat hunian penuh, sehingga tak ada lagi kamar yang kosong. Ini tentunya kabar positif perkembangan pariwisata, sebagai perbandingan tahun lalu saja hunian hunian hotel hanya pada okupansi reguler itupun keluar masuk," kata Ketua PHRI Toraja D. Ony Allolinggi.

Anggaran pelaksanaan kegiatan "lovely December" telah mendapat bantuan dari Departemen Kebudayaan dan Kepariwisataan sebesar Rp200 juta yang selebihnya diperoleh dari Pemerintah provinsi Sulsel serta Pemkab Tana Toraja dan Pemkab Toraja Utara.

Dana inilah yang digunakan oleh panitia untuk menyelenggarakan berbagai rangkaian kegiatan budaya pada perayaan Lovely December yang telah masuk dalam kalender event pariwisata nasional yang dilakukan sebagai upaya menghidupkan kembali pariwisata Toraja yang terpuruk pasca insiden bom Bali II lalu.

(T.PK-HK/S016)