Manado (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Manado, menyatakan, jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) pada awal tahun ini jauh berkurang  dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Kepala Dinas Kesehatan Manado, dr. Ivan Sumenda Marthen, mengatakan, jumlah kasus DBD pada Januari 2020 tidak sampai 10 persen total jumlah kasus dari periode yang sama pada 2019 lalu. 

"Sampai 31 Januari 2020, jumlah kasus DBD di Manado hanya mencapai 30 saja, sedangkan pada 2019 kasus bulan Januari mencapai 409, dan itu artinya ada perbedaan yang jauh," kata dr. Ivan. 

Selain itu katanya dari 30 kasus DBD yang ditemukan di Manado selama bulan Januari, belum ada laporan kasus korban yang meninggal sehingga cukup melegakan. 

Dia mengatakan rendahnya jumlah kasus DBD di Manado pada tahun ini, itu adalah berkat kerja sama semua pihak, baik pemerintah dibawah pimpinan Wali Kota Vicky Lumentut maupun Wakil Mor Dominus Bastiaan, dan masyarakat dalam menggalakan pola hidup bersih sehat sehingga bisa menekan perkembangan nyamuk senagai vektor. 

"Gerakan Jumat pagi bersih lingkungan anda (Jumpa Berlian) yang terus digalakkan pemerintah bisa memberantas sarang nyamuk di Manado, sehingga telur nyamuk ikut terbasmi dan tidak jadi menetas meskipun terkena hujan, sehingga secara langsung bisa menekan kasus DBD yang dibawa nyamuk tersebut," katanya. 

Namun dia mengingatkan, saat ini pemerintah pun terus mengimbau masyarakat untuk selalu memelihara kebersihan terutama di saat musim hujan sehingga bisa terus mempertahankan dan menjaga kesehatan. 

Kadis Ivan, juga mengingatkan selain menjaga kebersihan dan kesehatan, masyarakat juga wajib memperhatikan pola makan, harus yang bergizi sehingga bisa meningkatkan stamina tubuh karena sekarang,  demam berdarah tidak hanya menyerang anak-anak tetapi juga sampai kepada orang dewasa. 

Pewarta : Joyce Hestyawatie B
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026