Kemenko Kemaritiman: SBS jadi inkubator ciptakan lebih banyak unicorn
Rabu, 30 Oktober 2019 20:11 WIB
Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Purbaya Yudhi Sadewa (1)
Manado (ANTARA) - Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, "Startup and Bussiness Summit" (SBS) menjadi inkubator menciptakan lebih banyak lagi "unicorn".
"Kalau sebelumnya tumbuh sendiri, akan tetapi setelah ada kegiatan ini kita inginkan ada gerakan mendasar, betul-betul dan didesain," sebut Purbaya di Manado, Rabu.
Harapannya adalah akan tumbuh lebih banyak lagi "unicorn", lebih besar dan berkelas dunia.
"Dari kegiatan seperti ini dilatih dan membuka ruang yang semakin besar ke depan. Ini masih awal dan di waktu ke depan, setahun ke depan akan lebih berkembang," sebutnya.
Tahun depan, dalam program "1.000 Startup Digital", akan menyasar Manado (Sulawesi Utara) bersama dengan lima daerah lainnya seperti Batam (Kepulauan Riau), Balikpapan (Kalimantan Timur), Padang (Sumatera Barat), Mataram (Nusa Tenggara Barat) dan Jayapura (Papua).
Sementara di sepanjang tahun ini dilakukan di Medan (Sumatera Utara), Pontianak (Kalimantan Barat), Makassar (Sulawesi Selatan), Jakarta, Bandung (Jawa Barat), Semarang (Jawa Tengah), Surabaya (Jawa Timur), dan Malang (Jawa Timur).
"Kami juga berharap akan tumbuh startup-startup digital di daerah ini (Kota Manado)," ujarnya.
Kota Manado, sebut dia, sudah dua kali diselenggarakan Forum Negara-negara Pulau dan Kepulauan (Archipelagic and Island States) atau AIS Forum.
"Ke depan akan dikembangkan lagi digital startup bersama negara lain," ujarnya.
Masih dalam rangkaian SBS, juga dilaksanakan dialog antara peserta Menteri Pariwisata Maldives Mr Ahmed Salih, United Nation World Tourism Organization (UNWTO).
"Kalau sebelumnya tumbuh sendiri, akan tetapi setelah ada kegiatan ini kita inginkan ada gerakan mendasar, betul-betul dan didesain," sebut Purbaya di Manado, Rabu.
Harapannya adalah akan tumbuh lebih banyak lagi "unicorn", lebih besar dan berkelas dunia.
"Dari kegiatan seperti ini dilatih dan membuka ruang yang semakin besar ke depan. Ini masih awal dan di waktu ke depan, setahun ke depan akan lebih berkembang," sebutnya.
Tahun depan, dalam program "1.000 Startup Digital", akan menyasar Manado (Sulawesi Utara) bersama dengan lima daerah lainnya seperti Batam (Kepulauan Riau), Balikpapan (Kalimantan Timur), Padang (Sumatera Barat), Mataram (Nusa Tenggara Barat) dan Jayapura (Papua).
Sementara di sepanjang tahun ini dilakukan di Medan (Sumatera Utara), Pontianak (Kalimantan Barat), Makassar (Sulawesi Selatan), Jakarta, Bandung (Jawa Barat), Semarang (Jawa Tengah), Surabaya (Jawa Timur), dan Malang (Jawa Timur).
"Kami juga berharap akan tumbuh startup-startup digital di daerah ini (Kota Manado)," ujarnya.
Kota Manado, sebut dia, sudah dua kali diselenggarakan Forum Negara-negara Pulau dan Kepulauan (Archipelagic and Island States) atau AIS Forum.
"Ke depan akan dikembangkan lagi digital startup bersama negara lain," ujarnya.
Masih dalam rangkaian SBS, juga dilaksanakan dialog antara peserta Menteri Pariwisata Maldives Mr Ahmed Salih, United Nation World Tourism Organization (UNWTO).
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor : Jorie MR Darondo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prabowo berikan koin Kepresidenan ke pengawal Swiss usai agenda WEF 2026 Davos
24 January 2026 5:44 WIB
Bicara di WEF 2026 Davos-Swiss, Prabowo paparkan strategi jalankan pemerintahan
23 January 2026 5:34 WIB
Terpopuler - Provinsi Sulut
Lihat Juga
Gubernur Sulut sebut "Direct Call" pangkas waktu pelayaran ke negara tujuan ekspor
21 January 2026 7:00 WIB
Gubernur Sulut sebut arus ekspor-impor Sulampua masih bergantung pulau Jawa
21 January 2026 6:59 WIB
Gubernur Sulut sebut kawasan Sulampua miliki peran strategis ekonomi nasional
20 January 2026 5:48 WIB