Manado (ANTARA) - Badan amil zakat nasional (Baznas) Kota Manado, menyalurkan zakat sebesar Rp309.298.000 dalam lima program kepada para mustahik. 

"Zakat kami salurkan dalam program  Manado cerdas, Manado sehat,  Manado peduli,  Manado makmur dan Manado takwa," kata Anggota Baznas Manado, Drs,. Ubaidillah Ma'ruf, di Manado, Kamis. 

Dia mengatakan zakat yang disalurkan itu terhitung mulai Januari 2018 sampai Maret 2019, dengan jumlah mustahik yang berbeda mulai dari perorangan sampai lembaga. 

Untuk Januari sampai Desember 2018, mustahik di Manado yang menerima zakat sebanyak 881 individu dan  lima lembaga, dengan total nilai Rp298.024.000 dan 2019 ada lima orang dan satu lembaga, yang tersalur sebesar Rp13.374.000. 

Pak Ubed sapaan akrabnya mengatakan, untuk Manado Cerdas, zakat disalurkan sebesar Rp23,9 juta, kemudian Manado sehat sebesar Rp11,5 juta, Manado peduli Rp221,87 juta, Manado makmur sebesar Rp51,12 juta dan Manado takwa sebesar Rp1.000.000. 

Dia mengatakan, memang semua program tersebut, dimaksudkan untuk membantu fakir miskin dan kuam dhuafa supaya bisa lebih baik, dan bagi pemberi zakat bisa menyucikan hartanya. 

Di sisi lain, Pak Ubed, menambahkan pihaknya terus mengingatkan umat yang mampu untuk membayar zakatnya, terutama di kalangan PNS, dengan melakukan berbagai terobosan, termasuk menargetkan pemasukan zakat yang tinggi untuk tahun depan. 

"Untuk 2019 ini, kami menargetkan zakat masuk sampai Rp1.160.000.000, dan berharap bisa dicapai, dengan menggugah umat yang mampu untuk membayar zakatnya 2,5 persen para PNS di Manado yang jumlahnya mencapai 720 orang, supaya semuanya mau membayar zakatnya.