Legislator Vanda Pinontoan manfaatkan reses temui warga Tongkeina
Senin, 4 Maret 2019 16:24 WIB
Reses Legislator Vanda Pinontoan, di Tongkeina. (Jo) (1)
Manado (ANTARA) - Anggota Komisi IV DPRD Manado, Vanda A. Pinontoan, SE, memanfaatkan masa reses pertama di tahun 2019, dengan menemui konstituennya di Kecamatan Bunaken, tepatnya di Kelurahan Tongkeina, Senin sore.
"Reses adalah masa dimana kami sebagai anggota DPR, DPRD provinsi dan kabupaten kota untuk melakukan kegiatan di luar kantor, dan itu saya lakukan dengan menemui warga Tongkeina," katanya. Reses Legislator Vanda Pinontoan, di Tongkeina. (Jo) (1)
Vanda menyilahkan seluruh warga yang hadir untuk menyampaikan apa saja yang menjadi keluhan, masukkan dan aspirasi yang bisa diperjuangkan dan disampaikan dalam paripurna di DPRD Manado.
Warga pertama yang mengajukan pertanyaan adalah Yohan Kaleb, yang mempertanyakan kenapa jembatan Jeti dibangun di Bahowo, bukannya di Batu Meja atau Rap Rap, karena dinilai tidak strategis, sebab menurutnya lebih banyak yang membutuhkan daripada yang lainnya.
Kemudian pertanyaan diajukan oleh, Karel Lanes, yang menyoal tentang BPJS dan KIS mandiri, tetapi masih ditagih dan berharap dapat dibantu, serta minta dibantu pembangunan jalan pertanian, kemudian seorang ibu bernama Magdalena Adam yang mengangkat soal tenaga pendidik di wilayah itu sehingga selalu kekurangan, serta honor tenaga kebersihan yang selalu telat. Reses Legislator Vanda Pinontoan, di Tongkeina. (Jo) (1)
Pertanyaan berikutnya diajukan oleh Natanael yang minta agar dibuat dan air bersih yang sudah didapatkan di lokasi tersebut, karena menyusahkan warga, dan yang terakhir disampaikan oleh kepala lingkungan IV, Benyamin Amang Loho, yang juga minta agar dibantu pembuatan jembatan baru dan perbaikan lampu jalan yang rusak.
Menjawab pertanyaan tersebut, Vanda yang didampingi oleh Sekcam Bunaken, Andreas Lende dan Lurah Tongkeina, Leopard Tampi, dan Kepala Puskesmas Tongkeina, mengatakan, bahwa pembangunan jembatan baru bisa diusulkan dalam Musrenbang.
"Kemudian permintaan dari bapak Karel Lanes, itu bisa dibawa ke kelurahan sehingga akan diteruskan ke dinas sosial agar bisa dialihkan menjadi tanggungjawab pemerintah kota untuk menanggung pembayarannya," katanya. Reses Legislator Vanda Pinontoan, di Tongkeina. (Jo) (1)
Sementara pertanyaan dari Ibu Magdalena menjadi catatan Vanda, untuk disampaikan kepada dinas pendidikan, agar dapat diperhatikan dan para tenaga kebersihan honornya pasti akan dibayar karena anggarannya masih diproses.
Sementara pertanyaan mengenai lampu jalan dan air bersih katanya sudah dicatat dan akan dikawal agar dapat terlaksana sesuai dengan apa yang menjadi harapan masyarakat Manado terutama Tongkeina. ***
"Reses adalah masa dimana kami sebagai anggota DPR, DPRD provinsi dan kabupaten kota untuk melakukan kegiatan di luar kantor, dan itu saya lakukan dengan menemui warga Tongkeina," katanya. Reses Legislator Vanda Pinontoan, di Tongkeina. (Jo) (1)
Vanda menyilahkan seluruh warga yang hadir untuk menyampaikan apa saja yang menjadi keluhan, masukkan dan aspirasi yang bisa diperjuangkan dan disampaikan dalam paripurna di DPRD Manado.
Warga pertama yang mengajukan pertanyaan adalah Yohan Kaleb, yang mempertanyakan kenapa jembatan Jeti dibangun di Bahowo, bukannya di Batu Meja atau Rap Rap, karena dinilai tidak strategis, sebab menurutnya lebih banyak yang membutuhkan daripada yang lainnya.
Kemudian pertanyaan diajukan oleh, Karel Lanes, yang menyoal tentang BPJS dan KIS mandiri, tetapi masih ditagih dan berharap dapat dibantu, serta minta dibantu pembangunan jalan pertanian, kemudian seorang ibu bernama Magdalena Adam yang mengangkat soal tenaga pendidik di wilayah itu sehingga selalu kekurangan, serta honor tenaga kebersihan yang selalu telat. Reses Legislator Vanda Pinontoan, di Tongkeina. (Jo) (1)
Pertanyaan berikutnya diajukan oleh Natanael yang minta agar dibuat dan air bersih yang sudah didapatkan di lokasi tersebut, karena menyusahkan warga, dan yang terakhir disampaikan oleh kepala lingkungan IV, Benyamin Amang Loho, yang juga minta agar dibantu pembuatan jembatan baru dan perbaikan lampu jalan yang rusak.
Menjawab pertanyaan tersebut, Vanda yang didampingi oleh Sekcam Bunaken, Andreas Lende dan Lurah Tongkeina, Leopard Tampi, dan Kepala Puskesmas Tongkeina, mengatakan, bahwa pembangunan jembatan baru bisa diusulkan dalam Musrenbang.
"Kemudian permintaan dari bapak Karel Lanes, itu bisa dibawa ke kelurahan sehingga akan diteruskan ke dinas sosial agar bisa dialihkan menjadi tanggungjawab pemerintah kota untuk menanggung pembayarannya," katanya. Reses Legislator Vanda Pinontoan, di Tongkeina. (Jo) (1)
Sementara pertanyaan dari Ibu Magdalena menjadi catatan Vanda, untuk disampaikan kepada dinas pendidikan, agar dapat diperhatikan dan para tenaga kebersihan honornya pasti akan dibayar karena anggarannya masih diproses.
Sementara pertanyaan mengenai lampu jalan dan air bersih katanya sudah dicatat dan akan dikawal agar dapat terlaksana sesuai dengan apa yang menjadi harapan masyarakat Manado terutama Tongkeina. ***
Pewarta : Joyce Hestyawatie B
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Agenda mediasi di PN Manado, Pdt Ricky Tafuama tetap minta Rp5,2 M dikembalikan
30 January 2026 6:07 WIB
Terpopuler - DPRD
Lihat Juga
Reses III Wakil Ketua DPRD Manado, aspirasi dikawal sampai terealisasi
30 November 2022 7:20 WIB, 2022
Ketua DPRD Manado dukung rencana pemerintah tambah waktu siswa di sekolah
22 September 2022 22:08 WIB, 2022