Pendeta Arina terpilih Ketua BPMS GMIM
Kamis, 22 Maret 2018 13:07 WIB
Suasana Pemilihan Ketua BPMS GMIM 2018 (foto:Ist) (1)
Manado, 22/3 (Antaranews Sulut) - Pendeta DR Hein Arina terpilih menjadi Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (BPMS-GMIM) periode 2018-2022.
Pendeta Arina meraih sebanyak 1.110 suara, sementara Pendeta DR Henry Ch Runtuwene 466 suara dan Pdt Petra Rembang sebanyak 96 suara.
Pemilihan BPMS, salah satu agenda Sidang Majelis Sinode (SMS) yang dibuka Wakil Presiden Jusuf Kalla, diikuti sebanyak 1.744 peserta, namun yang menggunakan hak suara hanya sebanyak 1702 suara.
"Terimakasih karena telah mempercayakan saya jadi ketua panitia pemilihan. Pemilihan dengan e voting ini sangat terjamin kerahasiaannya," kata Olly Dondokambey yang kesehariannya menjabat Gubernur Provinsi Sulawesi Utara di Manado, Kamis.
Dia mengatakan, semua data pemilihan tersimpan di server, sementara calaon yang dipilih tidak diketahui orang lain selain peserta sendiri.
Olly selain memimpin jalannya persidangan, juga memastikan kelancaran proses pemilihan yang menggunakan perangkat "e-voting" di bilik suara.
Pemilihan BPMS GMIM kali ini juga menorehkan sejarah baru karena pertama kalinya menggunakan sistem "e- voting" yang menjamin kerahasiaan dan mencegah kesalahan pada proses pemilihan.
Olly menjelaskan, tahapan pemilihan menggunakan "e-voting" dimulai dari peserta menekan tombol "ya" atas calon yang dipilih, dan secara otomatis peserta akan keluar dari aplikasi.
Perangkat mesin kemudian mencetak kertas suara yang berisi nama kandidat yang dipilih, peserta mengambilnya dan kemudian memasukkannya ke dalam kotak suara.
"Terima kasih karena proses pemilihan Ketua BPMS boleh berjalan baik," kata Gubernur Olly.
Pendeta Arina meraih sebanyak 1.110 suara, sementara Pendeta DR Henry Ch Runtuwene 466 suara dan Pdt Petra Rembang sebanyak 96 suara.
Pemilihan BPMS, salah satu agenda Sidang Majelis Sinode (SMS) yang dibuka Wakil Presiden Jusuf Kalla, diikuti sebanyak 1.744 peserta, namun yang menggunakan hak suara hanya sebanyak 1702 suara.
"Terimakasih karena telah mempercayakan saya jadi ketua panitia pemilihan. Pemilihan dengan e voting ini sangat terjamin kerahasiaannya," kata Olly Dondokambey yang kesehariannya menjabat Gubernur Provinsi Sulawesi Utara di Manado, Kamis.
Dia mengatakan, semua data pemilihan tersimpan di server, sementara calaon yang dipilih tidak diketahui orang lain selain peserta sendiri.
Olly selain memimpin jalannya persidangan, juga memastikan kelancaran proses pemilihan yang menggunakan perangkat "e-voting" di bilik suara.
Pemilihan BPMS GMIM kali ini juga menorehkan sejarah baru karena pertama kalinya menggunakan sistem "e- voting" yang menjamin kerahasiaan dan mencegah kesalahan pada proses pemilihan.
Olly menjelaskan, tahapan pemilihan menggunakan "e-voting" dimulai dari peserta menekan tombol "ya" atas calon yang dipilih, dan secara otomatis peserta akan keluar dari aplikasi.
Perangkat mesin kemudian mencetak kertas suara yang berisi nama kandidat yang dipilih, peserta mengambilnya dan kemudian memasukkannya ke dalam kotak suara.
"Terima kasih karena proses pemilihan Ketua BPMS boleh berjalan baik," kata Gubernur Olly.
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Provinsi Sulut
Lihat Juga
Gubernur Sulut sebut "Direct Call" pangkas waktu pelayaran ke negara tujuan ekspor
21 January 2026 7:00 WIB
Gubernur Sulut sebut arus ekspor-impor Sulampua masih bergantung pulau Jawa
21 January 2026 6:59 WIB
Gubernur Sulut sebut kawasan Sulampua miliki peran strategis ekonomi nasional
20 January 2026 5:48 WIB