Aksi TPP DPRD Minut Disorot
Jumat, 29 September 2017 19:11 WIB
Aktifis Minut William Luntungan (Kiri) dan Ketua DPRD Minut Berty Kapojos (Kanan) (1)
Minahasa Utara, 29/9 (Antara Sulut) - Aksi TPP yang diistilahkan bagi DPRD Minahasa Utara yaitu Terbang Pasca Patipurna kini menjadi sorotan berbagai elemen masyarakat.
Salah satunya disoroti aktifis Minahasa Utara William Luntungan dimana fenomena TPP (Terbang Pasca Paripurna) dilingkungan Legislatif kelihatannya bukan menjadi kebiasaan, tapi ketetapan.
"Pokoknya para wakil rakyat seperti sudah mengatur jadwal keberangkatan anggota DPRD sehingga tinggal disesuaikan kapan paripurna berlangsung," ujar Luntungan mengkritis aksi TPP DPRD Minahasa Utara.
Dia mengatakan, rakyat jelata yang ada di Minahasa Utara pun bisa menebak waktu dan jadwal keberangkatan anggota dewan yang terhormat pasca paripurna.
"Kalau paripurna APBD Perubahan hari Kamis, pasti Jumat para anggota DPRD Minahasa Utara berangkat karena hari Sabtu-Minggu libur dan ini sudah berlangsung sangat lama, seperti terpola dan terstruktur, boleh dikatakan setiap Paripurna pasti berakhir dgn keluar daerah dan tentunya milyaran uang rakyat yang dikuras untuk membiayai mereka," ujar Aktifis ini.
Sementara Ketua DPRD Minahasa Utara Berty Kapoyos mengaku bila keberangkatan anggota sejumlah DPRD keluar daerah terkait kunjungan kerja.
"Karena memang sudah tertata dalam APBD terkait keberangkatan dewan, dan kegiatan tersebut bukan untuk berfoya-foya tapi tujuannya kunjungan kerja. Yang pasti demi keberlangsungan pembangunan dan kesejahteraan Minahasa Utara," ujar Kapoyos saat dikonfirmasi.
Dia tak menampik kalau kegiatan keberangkatan sering mendapat sorotan, dan menurutnya itu wajar sekaligus untuk memantau bagaimana kerja anggota dewan.
"Selagi keberangkatan itu sesuai prosedur dan tujuannya untuk kepentingan umum, saya rasa itu wajar," ujar Kapoyos.
Salah satunya disoroti aktifis Minahasa Utara William Luntungan dimana fenomena TPP (Terbang Pasca Paripurna) dilingkungan Legislatif kelihatannya bukan menjadi kebiasaan, tapi ketetapan.
"Pokoknya para wakil rakyat seperti sudah mengatur jadwal keberangkatan anggota DPRD sehingga tinggal disesuaikan kapan paripurna berlangsung," ujar Luntungan mengkritis aksi TPP DPRD Minahasa Utara.
Dia mengatakan, rakyat jelata yang ada di Minahasa Utara pun bisa menebak waktu dan jadwal keberangkatan anggota dewan yang terhormat pasca paripurna.
"Kalau paripurna APBD Perubahan hari Kamis, pasti Jumat para anggota DPRD Minahasa Utara berangkat karena hari Sabtu-Minggu libur dan ini sudah berlangsung sangat lama, seperti terpola dan terstruktur, boleh dikatakan setiap Paripurna pasti berakhir dgn keluar daerah dan tentunya milyaran uang rakyat yang dikuras untuk membiayai mereka," ujar Aktifis ini.
Sementara Ketua DPRD Minahasa Utara Berty Kapoyos mengaku bila keberangkatan anggota sejumlah DPRD keluar daerah terkait kunjungan kerja.
"Karena memang sudah tertata dalam APBD terkait keberangkatan dewan, dan kegiatan tersebut bukan untuk berfoya-foya tapi tujuannya kunjungan kerja. Yang pasti demi keberlangsungan pembangunan dan kesejahteraan Minahasa Utara," ujar Kapoyos saat dikonfirmasi.
Dia tak menampik kalau kegiatan keberangkatan sering mendapat sorotan, dan menurutnya itu wajar sekaligus untuk memantau bagaimana kerja anggota dewan.
"Selagi keberangkatan itu sesuai prosedur dan tujuannya untuk kepentingan umum, saya rasa itu wajar," ujar Kapoyos.
Pewarta : Melky Rudolf Tumiwa
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemerintah Kabupaten Penajam tiadakan TPP bagi PNS mulai di tahun depan
10 November 2021 16:15 WIB, 2021
Taiwan kecam China atas ancaman terkait pakta perdagangan Pasifik pada rabu kemarin
24 September 2021 14:57 WIB, 2021
Taiwan menyebut pengajuannya ke CPTPP "berisiko" jika China bergabung
23 September 2021 12:17 WIB, 2021
Terpopuler - Minahasa Utara
Lihat Juga
Munas Apkasi Minahasa Utara ditutup, Wamendagri: Dukung visi Indonesia Emas 2045
31 May 2025 13:52 WIB
Pemkab Minahasa Utara imbau warga waspadai dampak curah hujan tinggi
04 February 2023 19:06 WIB, 2023
Komunitas Likupang Raya gelar penghijauan mangrove peringati Hari Pohon Sedunia
21 November 2022 22:17 WIB, 2022