DPRD Manado : Satgas Berikan Efek Jera
Selasa, 18 Oktober 2016 10:14 WIB
Ketua DPRD Manado Nortje Henny Van Bone. (Joy) (1)
Manado, (Antarasulut) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado, berharap pembentukan Satgas sapu bersih memotivasi pemerintah daerah (Pemda) untuk menegakkan aturan memberantas pungutan liar(pungli).
"Pembentukan Satgas atas instruksi Presiden Joko Widodo, tersebut, dapat memotivasi pemerintah daerah dalam memberantas pungli," kata Ketua DPRD Manado, Noortje Henny Van Bone, di Manado, Senin.
Van Bone mengatakan, memang pembentukannya di kepolisian, tetapi penegasan hal tersebut sudah dilakukan pemerintah Manado yang dipimpin Wakil Wali Kota, Mor Bastiaan.
Maka menurutnya, dengan adanya penegasan Presiden tersebut, maka pemberantasan Pungli di Manado dapat dilakukan dengan makin tegas, sehingga dapat menjadi langkah pencegahan terhadap tindakan yang melanggar aturan tersebut.
Dia menambahkan, DPRD memberikan dukungan penuh kepada pemerintah untuk menegakkan aturan dalam memberantas Pungli, sehingga jika ada oknum-oknum yang berani melakukan perbuatan tidak baik tersebut bisa dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami mendukung bahkan mengawasi pemerintah dalam menegakkan aturan mengenai hal tersebut, sehingga bisa memberikan efek jera kepada pelakunya," kata dia.
Bahkan menurut Van Bone, jika menemukan pelakunya harus ditindak tegas dengan memberikan sanksi berat, kalau perlu jika memang yang bersangkutan adalah pejabat, harus dinonjobkan dari jabatannya, supaya tahu kalau perbuatannya salah.
Dia pun menambahkan, DPRD akan ikut memberikan dukungan kepada pemerintah kota jika memang hendak menghukum pelaku, sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Bahkan menurutnya, jika memang terbukti secara hukum perbuatannya, DPRD mendorong pemerintah memberlakukan penindakan dengan membawa pelakunya ke aparat penegak hukum, agar aturan benar-benar ditegakkan. ***2***
(T.KR-JHB/B/G004/G004) 17-10-2016 22:26:08
"Pembentukan Satgas atas instruksi Presiden Joko Widodo, tersebut, dapat memotivasi pemerintah daerah dalam memberantas pungli," kata Ketua DPRD Manado, Noortje Henny Van Bone, di Manado, Senin.
Van Bone mengatakan, memang pembentukannya di kepolisian, tetapi penegasan hal tersebut sudah dilakukan pemerintah Manado yang dipimpin Wakil Wali Kota, Mor Bastiaan.
Maka menurutnya, dengan adanya penegasan Presiden tersebut, maka pemberantasan Pungli di Manado dapat dilakukan dengan makin tegas, sehingga dapat menjadi langkah pencegahan terhadap tindakan yang melanggar aturan tersebut.
Dia menambahkan, DPRD memberikan dukungan penuh kepada pemerintah untuk menegakkan aturan dalam memberantas Pungli, sehingga jika ada oknum-oknum yang berani melakukan perbuatan tidak baik tersebut bisa dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami mendukung bahkan mengawasi pemerintah dalam menegakkan aturan mengenai hal tersebut, sehingga bisa memberikan efek jera kepada pelakunya," kata dia.
Bahkan menurut Van Bone, jika menemukan pelakunya harus ditindak tegas dengan memberikan sanksi berat, kalau perlu jika memang yang bersangkutan adalah pejabat, harus dinonjobkan dari jabatannya, supaya tahu kalau perbuatannya salah.
Dia pun menambahkan, DPRD akan ikut memberikan dukungan kepada pemerintah kota jika memang hendak menghukum pelaku, sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Bahkan menurutnya, jika memang terbukti secara hukum perbuatannya, DPRD mendorong pemerintah memberlakukan penindakan dengan membawa pelakunya ke aparat penegak hukum, agar aturan benar-benar ditegakkan. ***2***
(T.KR-JHB/B/G004/G004) 17-10-2016 22:26:08
Pewarta : Joyce Bukarakombang
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DPP PDIP siapkan PAW setelah viral video Wahyudin Moridu "rampok uang negara"
22 September 2025 5:53 WIB
Anggota DPRD Gorontalo ngaku tidak sadar ucapan "rampok uang negara" direkam
20 September 2025 18:20 WIB
Terpopuler - DPRD
Lihat Juga
Reses III Wakil Ketua DPRD Manado, aspirasi dikawal sampai terealisasi
30 November 2022 7:20 WIB, 2022
Ketua DPRD Manado dukung rencana pemerintah tambah waktu siswa di sekolah
22 September 2022 22:08 WIB, 2022