Manado (ANTARA) - PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (BSG) menyerahkan dividen tahun buku 2025 sebesar Rp5,2 miliar serta bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada Pemerintah Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Jumat (10/4).
"Penyerahan dividen ini sebagai wujud komitmen berkelanjutan dalam memberikan kontribusi nyata kepada para pemegang saham dan masyarakat di Gorontalo," kata Dirut BSG Revino Pepah melalui keterangan tertulis di Manado, Sabtu.
Dia mengatakan meskipun saat ini pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemerintah Kota Gorontalo telah berpindah ke institusi perbankan lain, BSG menegaskan bahwa profesionalisme dan kewajiban kepada pemegang saham tetap menjadi prioritas utama.
Sebagai salah satu pemilik saham, Pemerintah Kota Gorontalo tetap berhak menerima bagi hasil atas kinerja positif bank selama tahun buku sebelumnya.
BSG menyerahkan dividen sebesar Rp5,2 miliar secara simbolis ini diterima langsung Sekretaris Daerah Kota Gorontalo Ismail Madjid, dan Kepala Badan Keuangan Kota Gorontalo Nuryanto.
Nilai dividen ini merupakan cerminan dari pertumbuhan performa keuangan BSG yang tetap solid sepanjang tahun 2025 kemudian dikembalikan kepada daerah untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di Kota Gorontalo.
Selain penyerahan dividen, BSG juga menyalurkan dana bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp626 juta.
Bantuan ini dialokasikan khusus untuk Pengadaan Road Cleaner (motor pembersih jalan) unit terbaru. Penyediaan perlengkapan pendukung operasional kebersihan lainnya.
"Penyerahan dividen dan bantuan TJSL bukti nyata BSG adalah mitra strategis yang tetap mengedepankan tanggung jawab kepada daerah, terlepas dari dinamika bisnis yang ada. Kami harap motor pembersih jalan dapat membantu pemkot dalam menjaga estetika dan kebersihan kota," ujarnya.
Sekda Kota Gorontalo mengatakan sinergi antara pemerintah daerah dan BSG sebagai "Torang pe Bank" harus terus terjaga, mengingat nilai investasi daerah yang tertanam di bank tersebut memberikan dampak balik (return) yang signifikan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dengan pengadaan road cleaner diharapkan sistem pengelolaan sampah dan pembersihan jalan protokol di Kota Gorontalo menjadi lebih efisien dan modern, sejalan dengan visi kota yang bersih dan berkelanjutan.