Manado (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) terus meningkatkan transaksi Quick Response Indonesian Standard (QRIS) bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

BI memberikan insentif transaksi digital melalui QRIS kepada 1.000 pengunjung bazar UMKM di HUT ke-601 tahun Kabupaten Kepulauan Sangihe, kata Kepala BI Perwakilan Sulut Joko Supratikto di Tahuna, Sangihe, Sulawesi Utara, Sabtu (31/1).

Ia mengatakan itu dilakukan untuk meningkatkan pengguna QRIS bagi masyarakat kepulauan Sangihe.

Jadi, katanya, masyarakat hanya dengan membayar Rp601 sudah bisa mendapatkan voucher makanan atau minuman seharga Rp20.000.

BI berharap, insentif itu mampu mendorong penggunaan QRIS bagi pengguna baru.

Juga, menurut dia, bisa meningkatkan minat masyarakat bertransaksi secara non-tunai, serta memperluas adopsi pembayaran digital di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Melalui rangkaian kegiatan itu, Joko mengatakan Bank Indonesia bersama pemerintah daerah berharap dapat meningkatkan literasi rupiah, memperkuat kecintaan terhadap mata uang Rupiah.

Serta, lanjutnya, mempercepat transformasi digital sistem pembayaran di Kabupaten Kepulauan Sangihe.